Update Corona di Aceh Tamiang
Aceh Tamiang Mulai Gunakan Rapid Test, Screening Virus Corona
Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Aceh Tamiang, Syahri menyebut ada 60 unit rapid test yang akan digunakan tim medis.
Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Nurul Hayati
Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Aceh Tamiang, Syahri menyebut ada 60 unit rapid test yang akan digunakan tim medis di Aceh Tamiang. Alat ini kata dia, baru diterima dari Dinas Kesehatan Aceh, kemarin.
Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang
SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Kabupaten Aceh Tamiang mulai menggunakan rapid test untuk menyaring (screening) kemunculan virus Corona.
Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Aceh Tamiang, Syahri menyebut ada 60 unit rapid test yang akan digunakan tim medis di Aceh Tamiang.
Alat ini kata dia, baru diterima dari Dinas Kesehatan Aceh, kemarin.
"Kemarin baru diterima, tentunya akan langsung digunakan oleh tim medis kita," kata Syahri yang juga Kalak BPBD Aceh Tamiang, Rabu (1/4/2020).
Selain rapid test, Aceh Tamiang juga mendapat bantuan 30 lembar masker N95, 2.000 masker hijab, dan 30 baju cover all.
"Sebelumnya kita juga sudah beli baju cover all seratus pasang. Sudah kita serahkan ke Dinas Kesehatan dan RSUD Aceh Tamiang masing-masing 50 pasang," lanjut Syahri.
• Harga Gula Pasir di Abdya Capai Rp 25.000 Per Kilogram, Pospera Saran Impor Melalui Pelabuhan Sabang
Syahri menjelaskan, untuk sementara bantuan ini dinilainya sudah cukup untuk menangani penyebaran virus Covid-19 di Aceh Tamiang.
Namun, dia khawatir stok ini tidak bertahan lama bila ke kondisi memburuk.
"Kita semua tidak berharap kondisi memburuk. Tapi mengingat ini sudah skala nasional, kita juga harus memperhitungkan kebutuhan-kebutuhan di lapangan, terutama yang diperlukan tim kesehatan," jelasnya.
Dia pun mengingatkan masyrakat, agar mendukung program penanggulangan virus Corona ini dengan mematuhi segala imbauan pemerintah.
Warga diingatkannya untuk meningkatkan kebersihan diri dan isolasi mandiri bagi yang baru pulang darerah.
"Termasuk jam malam, harus dipatuhi biar ancaman virus ini cepat teratasi," pesannya. (*)
• Ilmuwan Ungkap Alasan Corona Sampai Menyebar Ke Seluruh Dunia, Berawal dari Kecerobohan China