Dampak Wabah Virus Corona, Inggris dan Australia Minta Warganya Tinggalkan Indonesia
Pemerintah Inggris mengimbau, warga negaranya segera meninggalkan Indonesia melalui rute komersial yang masih tersedia.
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu
SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Inggris dan Australia meminta warganya segera meninggalkan Indonesia sebelum penerbangan internasional ditangguhkan seiring terus berkembangnya wabah virus corona atau Covid-19.
Melalui edaran travel advice yang dirilis dalam laman resmi pemerintah Inggris atau gov.uk disebutkan negara mana saja dapat tiba-tiba melakukan penangguhan penerbangan internasional.
"Negara-negara (manapun dapat membuat) pembatasan perjalanan dalam menanggapi pandemi virus corona (Covid-19). Negara atau wilayah mana pun dapat membatasi perjalanan tanpa pemberitahuan," tulis pemberitahuan yang dikutip Tribunnews.com, Rabu (1/4/2020).
Pemerintah Inggris mengimbau, warga negaranya segera meninggalkan Indonesia melalui rute komersial yang masih tersedia.
Bahkan, Kedutaan Besar Inggris di Indonesia mengumumkan di akun resmi twitternya terkait ketersediaan penerbangan komersil milik maskapai Belanda rute Bali-Inggris melalui Amsterdam.
• Banyak Digunakan saat WFH, Sri Mulyani Kejar Pajak Aplikasi Video Conference
• Harga Gula Pasir di Abdya Capai Rp 25.000 Per Kilogram, Pospera Saran Impor Melalui Pelabuhan Sabang
"Untuk warga Inggris di Bali dapat memilih opsi penerbangan KLM," unggah Kedubes Inggris.
Sementara itu, Kedubes Australia juga meminta warga negaranya segera pulang, sebelum maskapai internasional benar-benar penghentian penerbangan karena ancaman virus corona.
Pemerintah Australia menegaskan, sampai saat ini belum ada rencana untuk melakukan penjemputan bagi warga negaranya di luar negeri.
"Jika sedang di Bali, Indonesia ini waktu yang tepat untuk pulang ke Australia. Penerbangan komersial masih tersedia, ambil satu. Jika memilih menetap, maka dipastikan tidak dapat pulang berbulan-bulan ke Australia" tulis travel advice Kedubes Australia dalam laman Instagramnya.
Kedubes juga memberikan anjuran, bagi warganya yang tetap ingin di Indonesia agar memiliki dukungan dan akses layanan kesehatan yang baik.
• Bantu Warga Berpenghasilan Rendah yang Terdampak Corona, Presiden Erdogan Sumbang Gaji 7 Bulan
• Dianggap Lalai Antisipasi Virus Corona, Presiden Jokowi Resmi Digugat
"Jika Anda adalah penduduk Australia yang sudah atau berencana menetap jangka panjang di Indonesia, pertimbangkan apakah Anda memiliki dukungan dan akses ke layanan yang Anda perlukan dalam periode yang akan sulit," lanjut pengumuman itu.
Diketahui, Indonesia telah memutuskan melarang warga negara asing dari seluruh dunia untuk masuk dan transit sementara dalam rangka menekan penyebaran COVID-19.
Aturan itu berlaku mulai 2 April 2020.
• Virus Corona Serang Kapal Induk AS Theodore Roosevelt, 100 Awak Terinfeksi, Kapten Minta Bantuan
1.677 kasus corona di Indonesia
Jumlah pasien positif corona di Indonesia yang tercatat pada Rabu (1/4/2020) pukul 12.00 WIB terus bertambah.
Hal itu disampaikan oleh Juru Bicara Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto dalam konferensi persnya, melansir melalui YouTube Kompas TV.
Yuri mengatakan terdapat 149 kasus baru dari sebelumnya 1.528 kasus.
"Penambahan konfirmasi kasus positif 149 orang, total kasus menjadi 1.677," ujar Yuri, di kantor BNPB, Jakarta, Rabu (1/4/2020).
Kabar baiknya, ada sejumlah 22 pasien yang berhasil sembuh.
Jumlah pasien sembuh menjadi 103 atau bertambah 22 orang jadi pasien dari sebelumnya sebanyak 81 pasien.
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto menyampaikan keterangan pers terkait updaet pandemik corona di kantor Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Jakarta, Sabtu (28/3/2020).(TRIBUN/HO/BNPB)
Sedangkan, kasus kematian pun masih terus meningkat.
Kini, jumlah korban meninggal bertambah 21 kasus, jadi total kasus kematian menjadi 157 kasus, dari sebelumnya 136 kasus.
Penambahan kasus positif tersebut tersebar di beberapa daerah di Indonesia.
DKI Jakarta masih menjadi provinsi dengan jumlah kasus terbanyak.
Pencegahan Virus Corona
Penting dilakukan pencegahan dini agar terhindar dari virus corona.
Berikut cara Mencegah Virus Corona atau Covid-19 dari WHO:
1. Mencuci tangan sesering mungkin
Dianjurkan agar selalu mencuci tangan secara teratur dan menyeluruh.
Bersihkan tangan dengan pembersih berbahan alkohol atau dengan sabun dan air.
Mencuci tangan akan membunuh virus yang mungkin menempel.
2. Pertahankan jarak sosial
Pertahankan jarak setidaknya satu meter (tiga kaki) antara Anda dengan siapa saja yang batuk atau bersin.
Dijelaskan, ketika seseorang batuk atau bersin, mereka menyemprotkan tetesan cairan kecil dari hidung atau mulut.
Kemungkinan besar cairan tersebut mengandung virus.
Jika Anda terlalu dekat, kemungkinan besar Anda akan menghirup tetasan tersebut.
3. Hindari menyentuh mata, hidung dan mulut
Tangan menyentuh banyak permukaan yang kemungkinan besar sebagai tempat virus.
Setelah terkontaminasi, tangan dapat memindahkan virus ke mata, hidung, atau mulut.
Hal itu membuat virus bisa masuk ke tubuh dan bisa membuat Anda sakit.
4. Menutupi mulut dan hidung ketika batuk atau bersin
Pastikan Anda, dan orang-orang di sekitar mengikuti kebersihan pernapasan yang baik.
Caranya dengan menutupi mulut dan hidung Anda dengan siku atau jaringan yang tertekuk saat batuk atau bersin.
5. Jika demam, batuk, dan sulit bernapas, segera cari perawatan medis
Dianjurkan tetap di rumah jika Anda merasa tidak sehat.
Jika Anda mengalami demam, batuk dan kesulitan bernapas, cari bantuan medis dan hubungi terlebih dahulu.
Ikuti arahan otoritas kesehatan setempat Anda.
Hal tersebut dilakukan karena otoritas nasional dan lokal akan memiliki informasi terbaru tentang situasi di daerah Anda.
Menelepon terlebih dahulu akan memungkinkan penyedia layanan kesehatan dengan cepat mengarahkan Anda ke fasilitas kesehatan yang tepat.
(Tribunnews.com/Maliana/Fajar)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Dampak Pandemi Corona, Inggris dan Australia Minta Warganya Tinggalkan Indonesia
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/inggris-dan-australia-meminta-warganya-segera-meninggalkan-indonesia.jpg)