Alat Tes Minim, Ridwan Kamil Duga Kasus Virus Corona di Indonesia Sudah Berlipat-lipat

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meyakini kasus covid-19 di Indonesia sudah berlipat-lipat dari yang sudah terdata.

(KOMPAS.com/Dian Erika )
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Graha BNPB, Jakarta Timur, Senin (2/3/2020). 

SERAMBINEWS.COM - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meyakini kasus covid-19 di Indonesia sudah berlipat-lipat dari yang sudah terdata.

Lantaran, sangat minimnya alat tes covid-19 di Indonesia baik alat tes cepat atau rapid test maupun tes swab yang disebut polymerase chain reaction (PCR).

Hal tersebut diungkapkan Ridwan Kamil saat memberikan keterangan perkembangan kasus covid-19 di Jawa Barat kepada Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin melalui video conference yang ditayangkan tvOne, Jumat (3/4/2020).

"Hari ini Jawa Barat positif 223, definisi positif ini yang telah swab test (PCR)," ujar Ridwan Kamil.

Ridwan Kamil mengungkapkan kepada Ma'ruf Amin sangat minimnya alat tes covid-19 di Indonesia.

()

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (KOMPAS.com/DENDI RAMDHANI)

Ridwan Kamil pun memberikan perbandingan swab test yang mampu dilakukan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dengan kemampuan Korea Selatan.

"Korea Selatan sehari bisa mengecek 15 ribu, sedangkan Kemenkes hanya 200 per hari," ujarnya.

Ridwan Kamil pun melaporkan jika Jawa Barat menjadi provinsi pertama yang dapat melakukan swab test.

"Jawa Barat sudah beli alat sendiri ke Korea Selatan," ungkap Ridwan Kamil.

Halaman
1234
Editor: Amirullah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved