Update Corona di Aceh Utara

Ini Pengakuan Seorang Napi Lapas Lhoksukon yang Dapat Asimilasi Terkait Covid-19

Sebanyak 52 narapidana (napi) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Lhoksukon, Aceh Utara yang mendapat asimilasi pada Kamis (2/4/2020) mengaku...

SERAMBINEWS.COM/JAFARUDDIN
Napi Lapas Kelas IIB Lhoksukon Aceh Utara mengikuti pengarahan sebelum penyerahan SK Asimilasi, Kamis (2/4/2020). 

Laporan Jafaruddin I Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON – Sebanyak 52 narapidana (napi) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Lhoksukon, Aceh Utara yang mendapat asimilasi pada Kamis (2/4/2020) mengaku sangat bersyukur.

Pembebasan napi yang mendapat asimilasi itu dilakukan dalam rangka pencegahan penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Pemberian asimilasi itu ditandai dengan penyerahan SK secara simbolis, oleh Kepala Lapas Kelas IIB Lhoksukon, Yusnaidi SH.

Pasalnya dengan mendapat asimilasi itu, mereka lebih cepat dapat berkumpul dengan keluarganya kembali. Setelah mendapat SK, kemudian mereka langsung dikeluarkan dari Lapas Lhoksukon untuk menjalani asimilasi di rumahnya masing-masing.

Salah satu diantaranya yang diwawancarai Serambinews.com Edi Raden Napi asal Tanah Jambo Aye mengaku sangat bersyukur.

“Memang dengan wabah corona, suatu bala yang Allah berikan kepada kita. Namun, dibalik wabah tersebut adak hikmahnya, terutama bagi kami,” ujar Raden.

Dengan wabah tersebut, napi di Rutan Lhoksukon bisa mendapatkan asimilasi sehingga bisa lebih cepat menghirup udara di luar. “Alhadulillah. Kami mendapat informasi akan ada asimilasi satu hari sebelumnya,” ujar Edi.

Disebutkan, dirinya akan berupaya agar setelah berkumpul dengan keluarga akan lebih baik lagi dari sebelumnya. Edi dihukum 4 tahun enam bulan dalam kasus narkotika, dan baru berakhir masa hukuman pada 23 Desember 2021.

“Kita doakan wabah corona semoga cepat berlalu,” katanya. Pihaknya berharap kepada napi yang lain supaya bersabar dalam menjalani hukuman, semoga juga bisa mendapatkan hikmah dibalik wabah covid-19.(*) 

Roro Vitria Bebas Bersyarat, Tangis Bahagia, Nazar Cari Jodoh dan Rindu Mendiang Mama

Biaya Tidak Terduga Rp 5,2 Miliar Dinilai tak Cukup, Ini Kata Wakil Bupati Pidie

Rapat Virtual, Rafli Minta Pemerintah Bantu Koperasi dan UMKM Terdampak Covid-19

Penulis: Jafaruddin
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved