Sabtu, 9 Mei 2026

Pengacara Jakarta, Alwien Desry, Postingan @Panglima Pidie Berbau SARA Bisa Dijerat dengan UU ITE

Pengacara berdarah Gayo di Jakarta, Alwien Desry SH MH menegaskan, pemilik akun FB @Panglima Pidie bisa dihukum dengan UU ITe dan Pasal 156 KUHP

Tayang:
Penulis: Fikar W Eda | Editor: Jalimin
For Serambinews.com
Pengacara Alwien Desry SH MH. 

Laporan Fikar W Eda | Jakarta  

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Pengacara berdarah Gayo di Jakarta, Alwien Desry SH MH menegaskan, pemilik akun FB @Panglima Pidie  bisa dihukum  dengan  Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dan Pasal 156 KUHP karena  menyatakan perasaan permusuhan , kebencian atau penghinaan atas suatu atau beberapa  golongan di muka umum.

Alwien Desry yang juga pengurus teras Ikatan Masyarakat Gayo (IMG) Jabodetabek, mengatakan itu menyusul  postingan berbau SARA melalui akun yang mengatasnamakan diri @Panglima Pidie.

Postingan tersebut ditujukan kepada Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah atas imbauan agar perantau tidak mudik dulu dalam rangka menekan penyebaran Covid-19. 

Dalam postingannya, @Panglima Pidie menyertakan foto Plt Gubenur Aceh, Nova Iriansyah, dan membubuhkan kata-kata yang tak pantas terhadap Plt Gubernur dan menyebut Gayo dengan kata yang tidak senonoh.

"Pernyataan ini harus segera dicabut dan atau diklarifikasi agar tidak memancing di air keruh," tukasnya.

Menurut Alwien Desry,  Plt Gubernur mengimbau warga Aceh yang berada di luar Aceh untuk sementara waktu tidak  kembali dulu ke Aceh dengan maksud tidak menambah penyebaran Covid-19 di wilayah Aceh.

"Namun imbauan itu disikapi secara tidak wajar oleh orang yang tidak bertanggung jawab dan  menyebutnya dengan perkataan tidak etis dan berbau SARA," tukas Alwien.

Ia menyebutkan pernyataan gubernur adalah mengatasnamakan sebagai pimpinan tertinggi di Aceh tidak ada kaitannya dengan pernyataan yang membawa sukuisme. 

"Pernyataan tidak senonoh itu kiranya harus  diproses sesuai hukum dan harus diberlakukan UU ITE kepadanya karena telah membuat keresahan dalam masyarakat Gayo khususnya," pungkas Alwien.(*)

Dayah MUDI Samalanga Gelar Pengajian Online Bersama Abu Mudi, Ini Bahasannya

Ambulans Terjungkal Ke Parit, Saat Bertugas Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Wolya Aceh Barat

RSUD Sahudin Kutacane Bagikan 1.000 Hand Sanitizer, Ini Penjelasan Direktur dr Bukhari SpOG

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved