Update Corona di Nagan Raya
Ini Tanggapan Kadiskominfotik Nagan Terkait Mahasiswa Kuliah Daring Cari Sinyal Internet Ke Gunung
Diskominsatik Nagan Raya, Said Amri mengakui bahwa Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang hingga kini belum tersentuh jaringan internet
Penulis: Rizwan | Editor: Muhammad Hadi
Terhadap pemberlakukan kuliah daring/online tentu mudah bagi daerah yang terjangkau jaringan internet.
• Dampak Virus Corona, Aceh Barat Sediakan Dana Bantuan Kepada Mahasiswa di Luar Daerah
Tapi berbeda dengan daerah pedalaman yang belum tersentuh jaringan internet, seperti Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Nagan Raya, Aceh.
Mahasiswa di daerah pedalaman Nagan Raya berpenduduk 1.300 jiwa untuk mendapatkan jaringan internet mereka harus menaiki Gunung Singgah Mata.
Gunung Singgah Mata terjal dan dan menempuh perjalanan kendaraan roda dua hingga 1 jam lebih.
Ironisnya lagi ketika kondisi dilanda hujan dan jalan pergunungan berkabut.
Mereka harus berjam-jam di gunung yang sepi di lintasan jalan nasional Beutong (Nagan Raya)-Takengan (Aceh Tengah).
Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang merupakan salah satu kecamatan di Nagan Raya dengan jumlah 4 desa.
Sejauh ini daerah itu hanya baru terjangkau jaringan telepon Telkomsel.
• Sepanjang 2020, Terjadi Empat Kali Supermoon, Ini Rinciannya
Namun internet/paket data belum tersentuh sejak Indonesia merdeka.
Keluhan tidak memiliki jaringan sudah sangat lama dikeluhkan banyak warga.
Terutama mereka yang sudah memiliki HP (handphone) canggih.
Bahkan bulan Februari-Maret 2020 lalu, penduduk di Beutong Ateuh Banggalang tidak bisa partisipasi sensus penduduk online.
Karena tidak tersedia jaringan internet.
Kondisi keluhan jaringan internet saat ini dialami sekitar 30 mahasiswa Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Nagan Raya.
Mahasiswa harus mengikuti proses perkuliahan daring (dalam jaringan), tapi kecamatan tersebut belum memiliki jaringan internet.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/kuliah-daring-akibat-covid-19.jpg)