Breaking News:

Nisfu Syakban

Ustadz Abdul Somad Ulas Tentang Dosa, Tobat, Ampunan dan Keutamaan Malam Nisfu Syakban

Bulan Syakban, bulan di dalamnya terdapat satu malam yang pada malam itu Allah akan mengampuni dosa semua umatnya

Editor: Nur Nihayati
instagram @ustadzabdulsomad_official
Ustaz Abdul Somad 

Bulan Syakban, bulan di dalamnya terdapat satu malam yang pada malam itu Allah akan mengampuni dosa semua umatnya

SERAMBINEWS.COM - Ustadz Abdul Somad yang populer dengan nama UAS ini mengulas sederet keutamaan malam Nisfu Syakban.

Nisfu Syaban 1441 H akan jatuh pada Rabu (8/4/2020) malam atau malam Kamis (9/4/2020).

Malam Nisfu Syaban memiliki banyak keutamaan bagi umat Islam.

Syaban adalah bulan keberkahan.

Bulan ini adalah bulan diangkatnya amalan manusia oleh Allah SWT.

Begini Doa Malam Nisfu Syakban, Perbanyak 3 Amalan Sunnah Ini Untuk Mendapatkan Ampunan

Begini Citra Kirana Harus Sabar Tahan Ngidamnya di Tengah Wabah Corona

Soal Larangan Tarawih di Masjid, Kanwil Kemenag Aceh: Masyarakat Boleh Ikut Keputusan Daerah

Jika amalan mingguan umat muslim diangkat pada hari Kamis, maka amalan tahunan akan diangkat pada bulan Syaban.

Karena itu, umat muslim dianjurkan melaksanakan berbagai amalan seperti puasa, shalat sunat, membaca Alquran, berzikir, dan amalan-amalan lainnya.

Dai kondang Ustadz Abdul Somad dalam satu ceramahnya menjelaskan keutamaan bulan Syaban, bulan di dalamnya terdapat satu malam yang pada malam itu Allah akan mengampuni dosa semua umatnya, yaitu malam Nisfu Syaban.

Seperti dikutip dari satu video YouTube yang diunggah melalui channel Tafaqquh Video, Ustadz Abdul Somad mengawali ceramah tentang keutamaan dan amalan bulan Syaban dengan kisah cucu angkat Nabi Muhammad SAW, Usamah bin Zaid.

Usamah datang menemui Nabi Muhammad SAW dan bertanya, "Wahai Rasulullah saya tidak pernah melihat Engkau berpuasa di bulan-bulan lain sebanyak engkau berpuasa di bulan Syaban. Ada apa gerangan?"

Mendengar pertanyaan cucunya itu, Rasulullah menjawab bulan ini ( Syaban) merupakan bulan semua amalan diangkat ke sisi Allah SWT dan Rasulullah sangat senang saat amalnya diangkat Allah SWT sedang dalam keadaan berpuasa.

Setelah itu, Ustadz Abdul Somad mengatakan, saking seringnya Rasulullah berpuasa pada bulan Syaban, Aisyah tak bisa lagi membedakan apakah Rasulullah berpuasa pada hari itu atau tidak.

“Saya tidak pernah melihat Rasulullah menyempurnakan puasa dalam satu bulan, kecuali bulan Ramadhan. Dan saya tidak pernah melihat Nabi lebih banyak puasa dari Ramadhan selain di bulan Sya'ban,” kata Ustadz Abdul Somad menerjemahkan hadis yang dibacanya.

Halaman
1234
Sumber: Bangka Pos
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved