Berita Subulussalam
Hujan dan Petir Kembali Landa Kota Subulussalam, Terjadi Tiap Sore Hingga Malam
“Tiap sore selalu hujan plus petir, rawan juga,” kata Herman salah seorang warga Subulussalam.
Penulis: Khalidin | Editor: Nurul Hayati
“Tiap sore selalu hujan plus petir, rawan juga,” kata Herman salah seorang warga Subulussalam.
Laporan Khalidin I Subulussalam
SERAMBINEWS.COM, SUBULUSSALAM - Hujan deras, petir menyambar, dan angin kencang hingga kini masih melanda Kota Subulussalam dan sekitarnya.
Seperti yang terjadi Kamis (9/4/2020) sore.
Hujan deras disertai petir ini membuat warga di 'Kota Sada' Kata itu ketakutan, sehingga memilih berdiam di dalam rumah.
Pantauan Serambinews.com, langit tampak kelam dan jarak pandang terbatas.
Di Penanggalan khususnya kawasan Jontor, hujan deras mulai turun sekitar pukul 15.00 WIB.
Hujan disertai kilat plus gemuruh petir membuat masyarakat setempat was-was.
• Ini Unggahan Pertama BCL Setelah Ditinggal Ashraf Sinclair Hingga Ucap Duka Cita untuk Glenn Fredly
“Tiap sore selalu hujan plus petir, rawan juga,” kata Herman salah seorang warga Subulussalam.
Selain hujan, warga juga dicemaskan oleh gemuruh petir.
Karena selama ini guntur kerap menciderai warga di kota itu.
Apalagi, ancaman petir kerap menghantui masyarakat Subulussalam, karena selama ini sudah banyak korban berjatuhan akibat disambar petir.
• Penyaluran Bantuan Covid-19 Dinilai Lambat, Ombudsman Sambangi Kantor Dinsos Aceh
Kasus korban sambaran petir terakhir terjadi dua pekan lalu.
Korbannya, seorang petani bernamma Saludin (40) warga Dusun Sukaramai, Desa Jabi-jabi Barat, Kecamatan Sultan ditemukan meninggal dunia.
Peristiwa nahas itu terjadi, Rabu, 18 Maret 2020.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/longsor-di-desa-jontor-lae-ikan-kecamatan-penanggalan-kota-subulussalam.jpg)