Breaking News:

Update Corona Lhokseumawe

Larang Berjualan Daging Sapi Pada Hari Meugang, Ini Penjelasan Wali Kota Lhokseumawe

“Tradisi meugang tetap tidak bisa dihilangkan, hanya saja pedagang jangan menjual daging di Pasar. Namun jika memang ada memotong sapi atau lainnya...

SERAMBINEWS.COM/SAIFUL BAHRI
Wali Kota Lhokseumawe, Suaidi Yahya. 

“Tradisi meugang tetap tidak bisa dihilangkan, hanya saja pedagang jangan menjual daging di Pasar. Namun jika memang ada memotong sapi atau lainnya, akan lebih bagus jualan di desa masing-masing,” kata Wali Kota Lhokseumawe, Suaidi Yahya kepada serambinews.com, Kamis (9/4/2020).

Laporan Zaki Mubarak | Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM,LHOKSEUMAWE - Meugang di Aceh sudah menjadi tradisi tersendiri bagi umat muslim.

Namun akibat dampak Virus Corona, timbul berbagai aturan dari pemerintah daerah dalam mengatasi penyebaran virus tersebut.

Dalam hal ini, pemerintah Kota Lhokseumawe melarang pedagang menjual daging meugang di pasar.

Hal itu dilakukan, guna mencegah dan memutus mata rantai Coronavirus Disease (Covid-19).

“Tradisi meugang tetap tidak bisa dihilangkan, hanya saja pedagang jangan menjual daging di Pasar. Namun jika memang ada memotong sapi atau lainnya, akan lebih bagus jualan di desa masing-masing,” kata Wali Kota Lhokseumawe, Suaidi Yahya kepada serambinews.com, Kamis (9/4/2020).

Pihaknya, tambah Suaidi sudah melakukan rapat terkait hal tersebut dengan Muspida setempat.

Babinsa Kodim Nagan Raya Sosialisasi Pembuatan Cairan Disinfektan ke Aparatur Desa

Alasan tidak membolehkan jualan di Pasar, karena masyarakat akan berbondong dan berdesakan datang ke pasar untuk membeli daging.

“Potong sapi boleh dan jualan di desa masing-masing, kita sudah intruksikan hal itu kepada setiap perangkat gampong masing-masing, dan perangkat tersebut yang akan mudah mengontrolnya,” ujarnya.

Sambung Suaidi, jika ada masyarakat yang memotong lembu di hari meugang, agar berkoordinasi dengan keuchik desa setempat.

“Kita sudah sampaikan kepada Muspika, agar disampaikan kepada Keuchik. Hingga kemudian diteruskan kepada masyarakat,” tuturnya. (*)

Dampak Corona, Disporapar Tunda Pemilihan Agam Inong Lhokseumawe 2020, Pendaftaran Diperpanjang

Penulis: Zaki Mubarak
Editor: Nurul Hayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved