Breaking News:

Update Corona di Aceh Timur

Meresahkan, Warga Ramai Berkumpul di Warkop, Berbaur dengan Mantan TKI Malaysia

Sayangi orang tua, istri, anak, dan keluarga kita. Perlu kesadaran pribadi dari kita semua untuk mencegah meluasnya penularan wabah ini

Penulis: Yocerizal | Editor: Yocerizal
FOR SERAMBINEWS.COM
Anggota DPRA, Iskandar Usman Al-Farlaky 

Meresahkan, Warga Ramai Berkumpul di Warkop, Berbaur dengan Mantan TKI Malaysia

Laporan Yocerizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Dicabutnya jam malam membuat warung-warung kopi kembali ramai. Masyarakat berbaur, termasuk dengan mantan tenaga kerja Indonesia (TKI) Malaysia yang pulang kampung.

Fenomena ini ditangkap Anggota DPRA, Iskandar Usman Al-Farlaky, yang baru kembali dari Aceh Timur. Menurutnya perlu upaya terpadu dari semua pihak untuk memberi pemahaman kepada masyarakat.

“Begitu jam malam dicabut, warung kopi penuh lagi. Semua berbaur, termasuk dengan warga yang baru pulang dari Malaysia,” katanya kepada Serambinews.com, Kamis (9/4/2020).

Di Aceh Timur, lanjutnya, cukup banyak warga Aceh perantauan yang pulang kampung dan hampir sebagian besarnya bekerja di Malaysia. Mereka pada umumnya pulang lewat jalur belakang, melalui selat Malaka.

“Aceh Timur merupakan salah satu pintu masuk, selain di Aceh Tamiang dan Aceh Utara,” imbuh Sekretaris Komisi V DPRA ini.

Karena itu, lanjut Iskandar, perlu upaya terpadu dari Pemerintah Aceh dan kabupaten/kota untuk menangani kedatangan warga Aceh perantauan ini.

Malam Nisfu Syaban, Selain Malam Pengampunan Dosa Juga Malam Peralihan Kiblat, Simak Penjelasannya

Berikut Cara Daftar Kartu Pra Kerja, Pemilik akan Dapat Insentif Uang Sebesar Rp 3,5 Juta

Pasien Positif Corona Ternyata Bukan Warga Pidie, Korban Hanya Sewa Rumah

Perlu upaya sosialisasi yang lebih massif agar semua pihak sadar tentang bahaya Covid-19 atau Corona.

“Ini mencemaskan. Kita tidak tahu apakah mereka yang pulang itu terpapar atau tidak, karena itu perlu didata dan dilakukan pemeriksaan medis,” ujarnya.

Iskandar menyarankan Pemerintah agar menggencarkan sosialisasi ke gampong-gampong, terutama di warung-warung kopi, termasuk mempercepat terbentuknya gampong siaga Covid-19. 

“Kita harus menutup semua potensi yang bisa membuat warga tertular dari wabah ini,” tambah politikus muda Partai Aceh ini.

Di samping itu, ia juga mengajak masyarakat agar secara sadar melaporkan jika mengetahui ada warganya yang baru pulang dari perantauan, karena penanganan wabah ini sangat membutuhkan dukungan semua masyarakat Aceh.

“Sayangi orang tua, istri, anak, dan keluarga kita. Perlu kesadaran pribadi dari kita semua untuk mencegah meluasnya penularan  wabah ini,” ujar mantan aktivis ini.(*)

Larang Berjualan Daging Sapi Pada Hari Meugang, Ini Penjelasan Wali Kota Lhokseumawe

Langkah-langkah Pendaftaran Kartu Pra Kerja, Dapatkan Insentif Rp 3,5 Juta dan Manfaatnya

Harus Terapkan Social Distancing, Dokter Sarankan Masyarakat Stop Hubungan Intim Selama Corona

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved