Selasa, 14 April 2026

Update Corona di Lhokseumawe

Pemko Salurkan Bantuan Sembako Bagi Seluruh ODP di Lhokseumawe

Sesuai data dari Gugus Tugas Penanggulangan Covid-29 Kota Lhokseumawe, pada Kamis (9/4/2020) ada15 warga yang masih ditetapkan sebagai Orang Dalam...

Penulis: Saiful Bahri | Editor: Jalimin
For Serambinews.com
Wali Kota Lhokseumawe Suaidi Yahya (kanan) menyerahkan bantuan sembako secara simbolis pada warga berstatus ODP yang diterima pihak kecematan, Kamis (9/4/2020). 

Laporan Saiful Bahri | Lhokseumawe 

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Sesuai data dari Gugus Tugas Penanggulangan Covid-29 Kota Lhokseumawe, pada Kamis (9/4/2020), ada15 warga  yang masih ditetapkan sebagai Orang Dalam Pemantauan (ODP).

Mereka kini pun sedangkan menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing. Sehingga dalam upaya membantu warga yang berstatus ODP tersebut, pemerintah telah menyalurkan sembako untuk jatah satu bulan.

Dimana secara simbolis, sembako diserahkan Walikota Lhokseumawe Suaidi Yahya, kepada masing-'masing camat. Selanjutnya camat menyakurkan kepada warga yang berstatus ODP. Penyerahan secara simbolis berlangsung di halaman Kantor Camat Blang Mangat, tadi sore.

Walikota Lhokseumawe Suaidi Yahya, yang juga Ketua Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kota Lhokseumawe, menjelaskan, kalau pihaknya sudah mengambil kebijakan kalau setiap warga yang berstatus ODP akan dibantu sembako untuk jatah satu bulan. Sembako berupa beras, gula, minyak goreng dan lainnya.

"Sambako yang kita bantu untuk kebutuhan satu keluarga dari warga yang status ODP tersebut," katanya.

Sedangkan untuk penetapan  seorang warga berstatus ODP, lanjutnya, prosesnya panjang. Dimulai, bila ada warga pulang dari luar daerah atau luar negeri, maupun punya riwayat kontak dengan orang yang positif Covid-19, mereka awalnya melaporkan diri ke pos Covid-19 di gampongnya masing-masing.

Selanjutnya petugas pos Covid-29 Gampong akan melaporkan ke Puskesmas. Puskemas akan membuat laporkan lanjutan ke Dinas Keeehatan. Sehingga petugas Dinas Kesehatan nantinya akan melakukan verifikasi lanjutan, apakah orang tersebut perlu berstatus ODP ataupun tidak.

"Bila pihak Dinas Kesehatan menetapkan orang tersebut perlu berstatus ODP sehingga harus menjalani isolasi mandiri, maka pihak Pemko tetap akan memberikan bantuan sembako," pungkas Suaidi Yahya.(*)

Pemerintah Perbanyak Penerima Kartu Pra Kerja Jadi 5,6 Juta Orang, Menaker Alokasikan Rp 20 Triliun

Untuk Belajar Online, Siswa Panton Luas Aceh Selatan Cari Jaringan Internet Ke Gunung

Badai Rusak Rumah Warga Aceh Singkil, Belasan Jiwa Terdampak



Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved