Breaking News:

Citizen Reporter

Produksi Masker, Solusi Jitu Taiwan Tekan Korban COVID-19

Taiwan sampai saat ini belum menerapkan lockdown negaranya. Kegiatan belajar mengajar, perkantoran, dan lain-lain masih berjalan seperti biasa

SERAMBINEWS.COM/Handover
Muhammad Zulfajri, S.Pd., M.Sc, Mahasiswa Doktoral Medicinal and Applied Chemistry, Kaohsiung Medical University, Taiwan. 

Oleh Muhammad Zulfajri, S.Pd., M.Sc.*)

Mahasiswa Doktoral Medicinal and Applied Chemistry, Kaohsiung Medical University, melaporkan dari Taiwan.

DI tengah mewabahnya COVID-19 di seluruh negara, upaya tiap-tiap negara dalam menghambat penyebaran virus ini terus disorot dunia.

Di beberapa negara, termasuk Taiwan, laju penyebaran COVID-19 nampak begitu lambat dibanding dengan beberapa negara, terutama di Eropa dan Amerika yang lajunya sangat tinggi.

Di Taiwan, hingga saat ini jumlah orang yang terinfeksi COVID-19 sebanyak 373 orang dan 5 orang meninggal dunia.

Jumlah ini tergolong sangat rendah, mengacu kepada kasus pertama ditemukan orang yang terinfeksi COVID-19 adalah di akhir Januari 2020.

Dibanding dengan Indonesia, yang penyebarannya sangat cepat dalam 1 bulan terakhir.

Taiwan berada pada urutan ke 87 dari 208 negara yang terinfeksi.

Urutan ini tergolong kecil bila melihat letak Taiwan yang sangat dekat dengan pusat awal mula munculnya virus tersebut, yaitu negara Tiongkok, tepatnya di Provinsi Wuhan.

Tentu menarik untuk menelisik upaya pemerintah Taiwan dalam memerangi dan menahan laju penyebaran virus ini.

Halaman
1234
Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved