Update Corona di Aceh Tamiang
Cegah Covid-19, Malam Ini Pemko Langsa dan Forkopimda Datangi Semua Kafe, Ini yang Disampaikan
Tim terpadu melakukan imbauan, agar pemilik usaha kafe, rumah makan, dan masyarakat menerapkan physical distancing (jaga jarak).
Penulis: Zubir | Editor: Nurul Hayati
Tim terpadu melakukan imbauan, agar pemilik usaha kafe, rumah makan, dan masyarakat menerapkan physical distancing (jaga jarak). Serta setiap meja hanya dibolehkan ada 2 kursi atau dua orang, untuk memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19.
Laporan Zubir | Langsa
SERAMBINEWS.COM, LANGSA - Untuk mencegah wabah coronavirus diases 2019 (Covid-19), Pemko Langsa bersama Fokopimda setempat, Jumat (10/04/2020) malam ini mendatangi semua kafe yang ada di wilayah Kota Langsa.
Tim terpadu melakukan imbauan, agar pemilik usaha kafe, rumah makan, dan masyarakat menerapkan physical distancing (jaga jarak).
Serta setiap meja hanya dibolehkan ada 2 kursi atau dua orang, untuk memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19.
Sebelum bergerak pukul 21.00 WIB, tim terpadu yang tergabung dari SKPD Kota Langsa, personel Polres Langsa, Kodim 0104/Atim, POM Langsa, melakukan apel bersama di Lapangan Merdeka.
Apel dipimpin Asisten III, Junaidi SKM, didampingi Kabag Humas dan Protokoler Setdako, M Husin, Camat Langsa Barat, Ridwanullah DSTP MSP, Camat Langsa Kota, Heri Setiawan SSTP, Kasubag Dalops Polres Langsa, AKP Soegiono, dan lainnya.
Malam ini, tim Pomp-pom Bagian Humas dan Protokoler juga diturunkan.
• Rafli Salurkan Bantuan Beras untuk Seniman dan Warga Banda Aceh
Melalui pengeras suara, tim mengajak masyarakat menerapkan physical distancing atau menjaga jarak antara sesama.
Tim terpadu, satu persatu mendatangi kafe-kafe dan rumah makan di sekitaran Jalan A Yani dan pusat jajanan.
Petugas meminta pengelola usaha menerapkan physical distancing dan setiap satu meja diwajibkan hanya 2 kursi.
Sebelumnya, Asisten III, Junaidi SKM, menyampaikan, ikut serta dalam pencegahan covid-19.
Ia mengucapkan terima kasih atas partisipasi dan kerjas keras semua pihak dalam kegiatan ini.
Mengajak physical distancing atau menjaga jarak, memutuskan mata rntai penyebaran covid-19 ini.
Karena virus ini tidak nampak, namun dia ada di sekiling kita.