Berita Abdya

Tender Jembatan Krueng Teukuh Dibatalkan, DPRK Abdya Minta Dianggarkan Kembali Tahun Depan

Anggota DPRK Abdya, Zul Ilfan menyesalkan pembatalan tender pembangunan jembatan Krueng Teukuh senilai Rp 13 miliar yang dilakukan pemerintah Aceh.

SERAMBINEWS.COM/RAHMAT SAPUTRA
Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Abdya bersama pimpinan DPRK Abdya dan Kepala Dinas PU Absya meninjau jembatan Kreung Teukuh yang ambruk diterjang banjir, Senin (29/8/2016). 

Laporan Rahmat Saputra | Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Anggota DPRK Aceh Barat Daya (Abdya), Zul Ilfan menyesalkan pembatalan tender pembangunan jembatan Krueng Teukuh senilai Rp 13 miliar yang dilakukan pemerintah Aceh.

Rencananya anggaran Rp 13 miliar yang berumber APBA 2020 itu, akan membangunan jembatan dari rangka baja sepanjang 60 meter. Anggaran Rp 13 miliar itu, selain rangka baja, juga sudah termasuk pengaman jembatan.

"Kita sangat menyesalkan sikap pemerintah Aceh yang melakukan pembatalan tender pembangunan jembatan Krueng Teukuh ini. Karena, jembatan ini adalah hal mendesak dan dibutuhkan para petani," ujar anggota DPRK Abdya, Zul Ilfan. 

Menurut Zul Ilfan, jika pembatalan tender jembatan Krueng Teukuh untuk penanganan pencegahan virus corona, sangatlah tidak tepat, mengingat jembatan tersebut sangat ditunggu oleh masyarakat.

"Padahal surat yang dilayangkan oleh ketua DPRK Abdya, Nurdianto menjadi dasar pihak pemerintah Aceh tidak membatalkan tender pembangunan Jembatan Krueng Teukuh ini," sebutnya.

Anehnya, kata Zul Ilfan, surat ketua DPRK dengan nomor 170/38/2020 berisi tentang mohon tidak ditunda paket Pembangunan Jembatan Krueng Teukuh Kecamatan Kuala Batee yang bersumber dari APBA 2020 tersebut, terkesan diabaikan.

"Kami tidak menolak disediakan anggaran untuk pencegahan virus corona ini, tapi bagi kami jembatan Krueng Teukuh ini, juga tak kalah penting," cetusnya.

Terlebih, tambahnya, Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah saat melakukan kunjungan bersama rombongan telah berjanji akan melanjutkan pembangunan jembatan tersebut.

"Saya selaku ketua PKB Abdya, yang merupakan partai pengusung Irwandi-Nova, merasa sedih, dan kecewa dengan sikap pemerintah Aceh yang membatalkan tender jembatan Krueng Teukuh ini," tegas anggota DPRK Abdya tiga periode ini.

Halaman
123
Penulis: Rahmat Saputra
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved