Selasa, 14 April 2026

Update Corona di Aceh Timur

Dampak Covid-19, Hotel di Aceh Timur dan Travel Rumahkan Karyawan

Akibat dilanda wabah Virus Corona atau coronavirus (covid-19), sektor perhotelan juga mengalami kerugian drastis

Penulis: Seni Hendri | Editor: Muhammad Hadi
FOR SERAMBINEWS.COM
The Royal Idi Hotel, Aceh Timur 

Laporan Seni Hendri l Aceh Timur 

SERAMBINEWS.COM, IDI – Akibat dilanda wabah Virus Corona atau coronavirus (covid-19), sektor perhotelan juga mengalami kerugian drastis, sehingga puluhan karyawannya diliburkan tanpa digaji atau unpaid leave.

Hal itu disampaikan oleh, General Manager The Royal Idi Hotel, Nazirman S Kom, kepada Serambinews.com, Minggu (12/4/2020).

“Semua kegiatan hotel dibatalkan, dan 90 % karyawan dirumahkan /diliburkan tanpa digaji (unpaid Leave),” ungkap Nazirman.

Jika sebelumnya waktu normal tingkat hunian kamar 10-15 kamar per malam, maka saat ini persentase tingkat hunian kamar 1-5 % atau 1-5 kamar per malam.

“Itupun tamunya khususnya local dari Aceh, kalau dari Jakarta kita tolak. Kita selektif penuh dalam rangka mencegah penyebaran virus corona,” ungkap Nazirman.

Tinggalkan Suami & Anak, Wanita Asal Subulussalam Ini Jadi Relawan Corona di RS Darurat Wisma Atlet

Akibat rendahnya tingkat hunian kamar ini, jelas Nazirman, berdampak terhadap pendapatan operasional hotel.

Sehingga hotel per 1 April 2020 mengambil kebijakan meliburkan 46-dari 56 karyawannya akibat tidak mampu membiayai operasional hotel.

10 karyawan yang dipertahankan untuk merawat areal hotel, dan memberikan pelayanan lainnya secara bergantian.

Alhamdulillah, Lagi Satu Pasien Positif Covid-19 Sembuh di RSUDZA Banda Aceh

“Untuk menerapkan Physical Distancing maka breakfast tamu kita antar ke kamar,” ungkap Nazirman.

Selain tidak mampu menggaji karyawan, akibat Covid-19, hotel terkendala membayar tariff Listrik, air, BPJS Ketenagakerjaan, dan pajak.

Sehingga pihak hotel telah menyurati instansi terkait memohon penangguhan atau relaksasi pembayaran akibat dampak Covid-19 ini.

Travel Umrah

Tidak hanya perhotelan, wabah virus corona yang melanda dunia juga menyebabkan sector travel umrah merugi.

Seperti yang dialami travel umrah PT Multazam Wisata Agung diutarakan salah satu pengurusnya, Alfian, menyebutkan travelnya itu mengalami kerugian dari segi operasional, dan pendapatan pengurus.

MPU Abdya Imbau Warga Agar Tak Cemas Berlebihan Tanggapi Hasil Rapid Test

Hal ini akibat pemerintah Arab Saudi tidak memberikan izin visa umrah akibat wabah virus corona.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved