Selasa, 7 April 2026

Corona Serang Dunia

Misteri Pesawat Ukraina Dirudal Berlanjut, Penelitian Kotak Hitam Ditunda  

Misteri pesawat penumpang Ukraina International Airlines yang jatuh dirudal di Iran terus berlanjut.

Editor: M Nur Pakar
AFP/STR
Anggota militer dan Dewan Pertahanan Ukraina memeriksa sisa-sisa puing pesawat penumpang yang jatuh dirudal di bandara internasional Teheran, Iran pada 11 Januari 2020. 

SERAMBINEWS.COM, MONTREAL- Misteri pesawat penumpang Ukraina International Airlines yang jatuh dirudal di Iran terus berlanjut.

Tragedi penerbangan udara pada 8 Januari 2020 itu menewaskan 176 penumpang bersama awak dan kru pesawat dari sejumlah negara.

Penelitian kotak hitam dari pesawat penumpang Ukraina yang jatuh ditembak dengan rudal oleh pasukan Iran terpaksa ditunda.

Rusia Sebut Iran Tembak Pesawat Ukraina Karena Ditakuti 6 Jet Tempur F-35 Seusai Serang Pangkalan AS

Kanada bersama sejumlah negara lain meminta Teheran menunda pengunduhan data kotak hitam dari penerbangan internasional Ukraina yang jatuh, karena pembatasan perjalanan, akibat wabah virus Corona, seperti dilansir AFP,  Senin (13/4/2020).

Iran pada Maret 2020 sepakat menyerahkan kotak hitam dari pesawat dengan nomor Penerbangan 752 ke Ukraina atau Prancis untuk dianalisis.

Sikpan Iran itu disambut baik oleh Kanada dan Ukraina, karena kotak itu diperkirakan berisi informasi tentang saat-saat terakhir sebelum jatuh, seusai setelah lepas landas dari bandara Teheran pada 8 Januari 2020

Pekan lalu, Iran menghubungi negara-negara yang terlibat mengirim tim ahli untuk membantu mengunduh data dari kotak hitam, menurut Dewan Keselamatan Transportasi Kanada (TSB).

Iran Tangkap dan Tahan Sejumlah Orang, Diduga Pelaku yang Jatuhkan Pesawat Ukraina dengan Rudal

Sejumlah negara ingin mengunduh dan menganalisis rekaman untuk melanjutkan penelitian.

Presiden TSB, Kathy Fox, Senin (13/4/2020 mengatakan semua ingin memberikan tanggapan, tetapi bepergian tidak mungkin dilakukan saat ini

Militer Iran telah mengakui bahwa pesawat itu ditembak jatuh karena kesalahan manusia.

Dari 176 korban, 57 adalah warga negara Kanada dan 29 penduduk tetap di Kanada. TSB menambahkan perwakilan atau pakar dari negara-negara yang terlibat harus hadir ketika data kotak hitam diunduh.

Tetapi, karena itu prosesnya harus ditunda hingga kondisi cukup membaik untuk memungkinkan perjalanan yang aman.

"Kami masih berharap Iran akan melanjutkan komitmennya untuk menjaga alat perekam yang diunduh tetapi baik,” kata Fox.(*)

Sempat Jadi Teka-teki, Iran Akui Tak Sengaja Tembak Pesawat Ukraina, Dikira Pesawat Musuh

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved