Breaking News:

Aceh Hebat

Penjelasan Kadistanbun Aceh Soal Alsintan di UPTD Mekanisasi Pertanian

Ratusan Alsintan 2018/2019 Menumpuk di UPTD Mekanisasi Pertanian Aceh. Klarifikasi Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, A. Hanan

Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM/BUDI FATRIA
Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, A Hanan SP MM 

SERAMBINEWS.COM - Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, A. Hanan, memberikan klarifikasi terkait berita yang dimuat di portal berita Serambinews.com pada Rabu 18 April 2020 dengan judul "Ratusan Alsintan 2018/2019 Menumpuk di UPTD Mekanisasi Pertanian Aceh", 

A. Hanan dalam penjelasannya menyebutkan, pada tahun 2019 Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh melaksanakan pengadaan power threasher sebanyak 15 unit dengan nilai Rp. 228.000.000,-.

Melalui APBA-P tahun 2019 sebanyak 128 unit dengan nilai Rp. 2.690.400.000.

Corn Sheller sebanyak 78 unit dengan nilai Rp. 2.121.600.000.

Pengadaan ini dari rekening belanja modal yang merupakan aset Pemerintah Aceh.

Karena itu peralatan tersebut sesuai aturan tidak bisa dibagikan kepada kelompok masyarakat.

Sebagian Wilayah Tiga Kecamatan di Abdya Padam Listrik Tujuh Jam Lebih, Ini Penyebabnya

Alat tersebut diperuntukan dalam mendukung peningkatan produksi dan menurunkan kehilangan hasil produk pertanian serta mendukung program Komando Strategis Pembangunan Pertanian (KOSTRATANI).

Ini ditetapkan melalui Peraturan Menteri Pertanian RI No. 49 Tahun 2019 yang dikonsentrasikan operasionalnya pada Balai Penyuluh Pertanian (BPP) di tingkat Kecamatan se-Aceh.

Terkait dengan Combine Harvester (Mesin Potong Padi) dan Traktor Roda 4 yang berada di gudang UPTD Mekanisasi Pertanian Indrapuri Aceh Besar.

Ini merupakan hasil penarikan kembali dari pihak Kerjasama Operasional (KSO) untuk dilakukan perbaikan karena terdapat sejumlah kerusakan kecil yang harus diperbaiki.

Ketua IDI Aceh: Tetap di Rumah belum Jaminan tidak Tertular Virus Corona

Pemerintah Aceh melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Aceh mencanangkan program peningkatan Indeks Pertanaman (IP) padi di sawah dari rata-rata 1,6 kali menjadi tiga kali setahun.

Program ini lebih dikenal dengan IP-300 di Kecamatan Indrapuri, Kabupaten Aceh Besar yang pelaksanaan pengolahan tanah pada Jumat 17 April 2020.

Untuk itu telah disiapkan Traktor Roda 4 sebanyak 15 unit untuk mengolah lahan seluas 500 Ha.

Pengelolaan Traktor Roda 4, Combine Harvester, Power Threasher dan Corn Sheller dilaksanakan dengan pola KSO mengacu kepada Qanun Aceh No. 2 Tahun 2019 tentang Restribusi Aceh.

Kisah Pahlawan Garda Terdepan Tangani Covid-19, Pasrah saat Mengetahui Ayahnya Meninggal Dunia

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved