Corona Serang Dunia
Inggris Masih Lockdown, Ini Rencana Liga Premier
Kerajaan Inggris masih dalam status lockdown atau karantina total bagi seluruh warganya yang direncanakan sampai 7 Mei 2020.
Klub-klub Liga Premier prihatin dengan implikasi aturan FIFA pada 30 Juni 2019 lalu, yaitu ketika kontrak pemain berakhir.
FIFA, badan pengatur sepak bola dunia, telah mengusulkan agar kontrak diperpanjang dengan kesepakatan bersama sampai musim klub benar-benar berakhir.
Klub-klub Liga Premier masih mengadakan diskusi dengan para pemain mengenai pemotongan gaji.
Para pemain dikritik secara luas karena lamban menyetujui pemotongan gaji.
Sehingga, klub-klub mendapat kemarahan dari mantan pemain dan penggemar oleh staf yang tidak cuti.
Liverpool, Tottenham dan Bournemouth sejak itu membalikkan keputusan mereka untuk menggunakan skema cuti pemerintah.
Southampton menjadi klub pertama yang menandatangani perjanjian pemotongan gaji dengan para pemain mereka pekan lalu.
• Kabar Buruk Bagi Liga Inggris, Pelatih Arsenal Mikel Arteta Positif Terjangkit Virus Corona
Dilaporkan Arsenal juga hampir menyetujui pemotongan gaji 12,5 persen dengan para pemain..
Pemain tertarik, karena gaji yang dipotong digunakan untuk membantu Layanan Kesehatan Nasional Inggris dan badan amal .
"Kami sangat menyadari kesulitan yang ditimbulkan COVID-19 dan pikiran kami adalah semua terkena dampak pandemi," tambah pernyataan Liga Premier.
"Menanggapi pandemi, Liga Premier, klub dan pemain kami telah memberikan dukungan bagi masyarakat dan NHS dan akan terus melakukannya setelah pertandingan dimulai kembali."(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/stadion-southampton.jpg)