Berita Langsa

Pria Pingsan di Pintu Gerbang Sekretariat Pemko Langsa, Mau Pulang ke Sabang Uang Hilang  

Akan tetapi, tambah Erwinsyah, saat tidur di Lapangan Merdeka Langsa Kamis (17/04/2020) malam, uang dan dompet miliknya hilang

Penulis: Zubir | Editor: Nurul Hayati
For. Serambinews.com
Petugas medis RSUD Langsa mengangkat pria pingsan di depan pintu gerbang Sekretariat Pemko Langsa ke RSUD setempat. 

Akan tetapi, tambah Erwinsyah, saat tidur di Lapangan Merdeka Langsa Kamis (17/04/2020) malam, uang dan dompet miliknya hilang. Sehingga ia tak ada uang lagi membeli makanan dan ongkos pulang ke Sabang.

Laporan Zubir | Langsa

SERAMBINEWS.COM, LANGSA - Pria yang ditemukan pingsan di depan pintu gerbang ke luar Kantor Sekretariat Pemko Langsa, waktu shalat Jumat (18/04/2020) pukul 13.00 WIB tadi, bernama M Rizki, warga Kota Sabang.

Humas RSUD Langsa, Erwinsyah SKM, kepada Serambinews.com mengatakan, saat ini pria itu sudah siuman (sadar) dari pingsan dan masih berada di IGD RSUD Langsa.

Menurutnya, setelah dicek tekanan darah, suhu badan, dan lainnya kondisi semuanya normal.

Namun ia ada sesak sedikit, mungkin dikarenakan ia baru saja sadar dari pingsan.

Hasil pemeriksaan kesehatan, sementara ini kondisi M Rizki lemas karena mengalami  dehidrasi, akibat sudah seharian belum manan dan minum.

Sehingga ia lemas dan pingsan.

Sarkawi Tinjau Renovasi Ruang Isolasi Covid-19  

"Sekarang ia sudah siuman dan dia sudah kami berikan makanan dan minum. Kondisinya mulai membaik, dan hasil cek kesehatan suhu tubuh, tekanan darah, dan lainnya semuanya normal," ujarnya.

Pengakuan pria itu, kata Erwinsyah, dia bernama M Rizki daan baru saja pulang dari Jakarta setelah bebas dari LP Cipinang.

Karena ia salah satu napi yang mendapat asimilasi covid-19.

"Dia sampai ke Langsa menumpang angkutan umum kemarin (Kamis-red), dan sebelum hendak pulang ke Sabang semalam ia tidur di Lapangan Merdeka," ujarnya.

Akan tetapi, tambah Erwinsyah, saat tidur di Lapangan Merdeka Langsa Kamis (17/04/2020) malam, uang dan dompet miliknya hilang.

Sehingga ia tak ada uang lagi membeli makanan dan ongkos pulang ke Sabang.

Menurut M Rizki kepada pettugas medis, bahwa ia bebas di LP Cipiang setelah menjalani hukuman 4,5 tahun.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved