Update Corona di Aceh Utara
Satu Lagi ODP di Aceh Utara Dibawa ke Shelter, Tak Melapor Setelah Pulang dari Malaysia
Korban pulang bersama seorang temannya dari Malaysia dengan menggunakan kapal tongkang ke Dumai.
Penulis: Jafaruddin | Editor: Nur Nihayati
Korban pulang bersama seorang temannya dari Malaysia dengan menggunakan kapal tongkang ke Dumai.
Laporan Jafaruddin I Aceh Utara
SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON – Seorang pria ES (34) asal Kecamatan Kuta Makmur, Aceh Utara pada Senin (20/4/2020) sekitar pukul 09.10 WIB, dibawa ke Shelter di Desa Blang Adoe Kecamatan Kuta Makmur untuk menjalani masa karantina selama 14 hari.
Korban pulang bersama seorang temannya dari Malaysia dengan menggunakan kapal tongkang ke Dumai.
Lalu melanjutkan perjalanan ke Aceh Utara dari Medan dengan transportasi darat setelah transit dari di Medan.
Sedangkan temannya, MJ (24) asal Kecamatan Simpang Keuramat pada Minggu (19/4/2020) langsung dijemput petugas untuk dibawa ke Shelter setelah diberitahukan warga.
Karena pria tersebut juga tidak melapor ke petugas baru pulang dari luar negeri.
• Seorang Warga Sumut Meninggal, Setelah Tabrakan Avanza dan Fuso di Peureulak, Aceh Timur
• Bupati Abdya Bolehkan Keuchik Beli Masker untuk Warganya, Antisipasi Covid -19
• Harga Kebutuhan Pokok Cenderung Turun Menjelang Ramadhan
Keduanya dibawa ke shelter guna menjalani karantina sebagai upaya untuk pencegahan penyebaran virus corona disease 2019 (Covid-19).
“Kemarin kita langsung menelusuri keberadaan satu pria lagi yang diinformasi MJ asal Kecamatan Kuta Makmur,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Aceh Utara Amir Syarifuddin melalui Kabid Pelayanan Kesehatan Ners Mahzar kepada Serambinews.com, Senin (20/4/2020).
Disebutkan, tak lama setelah tim penanganan percepatan Covid-19 Aceh Utara bersama muspika mencarinya, akhirnya menemukan seorang TKI.
“Lalu kami memastikan kembali dengan menanyakan kepada MJ, apakah benar ia pulang dari Malaysia bersama ES,” ujar Mahzar.
Disebutkan, setelah memastikannya kemudian petugas langsung ke rumah ES untuk menjemputnya. Namun, Es meminta tidak dijemput dengan ambulans, tapi ia akan diatar keluarganya ke shelter.
“Atas permintaan keluarga kita menyetujui, dan tadi pagi, ia sudah dibawa ke Shelter dan sekarang sudah menjalani masa karantina,” katanya.
Pria itu selama ini mengeluhkan sakit perut kembung dan maag.(*)