Update Corona di Aceh Tamiang
Bantuan Logistik untuk Warga Aceh Tamiang Terdampak Covid-19 Dialokasikan 3 Kali Lipat Lebih Besar
“Jika diasumsikan satu KPM ini miliki empat tanggungan, suami istri dan dua anak, maka 24.023 dikali empat menjadi 96.092 jiwa. Kita bandingkan...
Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Nurul Hayati
“Jika diasumsikan satu KPM ini miliki empat tanggungan, suami istri dan dua anak, maka 24.023 dikali empat menjadi 96.092 jiwa. Kita bandingkan menurut data kemiskinan BPS 39.353 jiwa, jadi hampir tiga kali lipat yang dibantu Kementerian Sosial,” kata Devi.
Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang
SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG – Pemerintah Aceh melalui Dinas Sosial, telah menyalurkan bantuan untuk masyarakat Aceh Tamiang yang terdampak virus Covid-19, Selasa (21/4/2020).
Bantuan ini disalurkan dalam dua bentuk, yakni Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dari Kementerian Sosial RI untuk 24.023 keluarga penerima manfaat (KPM) dan bantuan di luar PKH dari Pemerintah Aceh untuk 1.813 kepala keluarga.
Sekretaris Dinas Sosial Aceh, Devi Riansyah menjelaskan, alokasi bantuan yang disalurkan ini lebih besar tiga kali lipat dari angka kemiskinan di Aceh Tamiang.
Dia mengatakan, berdasarkan data BPS Aceh pada Maret 2019, jumah penduduk Aceh Tamiang sebanyak 295.011 jiwa dan angka kemiskinan mencapai 39.353 jiwa.
“Jika diasumsikan satu KPM ini miliki empat tanggungan, suami istri dan dua anak, maka 24.023 dikali empat menjadi 96.092 jiwa. Kita bandingkan menurut data kemiskinan BPS 39.353 jiwa, jadi hampir tiga kali lipat yang dibantu Kementerian Sosial,” kata Devi.
Sementara bantuan dari Pemerintah Aceh untuk 1.813 kepala keluarga dipastikan Devi dialokasikan untuk masyarakat di luar penerima BPNT dan PKH.
• Youtuber Billy Joe Ava Minta Maaf Atas Perbuatannya, Singgung UU ITE Penyebar Chatnya
Bila data ini kembali diasumsikan satu kepala keluarga ada empat tanggungan, maka Pemerintah Aceh disebutnya telah membantu masyarakat Aceh Tamiang sebanyak 7.252 jiwa.
Secara keseluruhan Devi menjabarkan, bila data penerima manfaat BPNT dan Pemerintah Aceh ini digabung, maka bantuan yang dikucurkan untuk Aceh Tamiang sudah menyentuh 103.344 jiwa atau telah mencapai separuh dari total angka kemiskinan di Aceh Tamiang.
“Secara persentase yang sudah dibantu 103.344 jiwa. Jadi dari data 15 persen angka kemiskinan di Aceh Tamiang, yang sudah terbantu melalui kedua program ini sudah 63 persen,” beber Devi.
Dalam kesempatan itu dia menjelaskan, bantuan beras 10 kilogram yang disalurkan ke masyarakat merupakan hasil tanam petani di Aceh.
Pemerintah Aceh membutuhkan 600 ton untuk memenuhi kebutuhan 23 kabupaten/kota.
“Ini bukan beras bulog, beras medium yang tidak bau dan hasil tanam petani kita sendiri,” tukasnya. (*)
• Ratusan Warga Gampong Baroe Peudada Ikut Padat Karya Tunai, Ibu-ibu Dapat Upah Rp 100.000 Per Hari