Hari Bumi 2020
22 April Perayaan Hari Bumi, Ini Sejarah dan Penjelasannya
Saat ini Hari Bumi telah diperingati lebih dari 175 negara dan dikoordinasi secara global oleh Jaringan Hari Bumi.
SERAMBINEWS.COM - Setiap tanggal 22 April, manusia sepakat untuk memperingatinya sebagai Hari Bumi.
Peringatan ini yang dicetuskan oleh Senator Amerika Serikat Gaylord Nelson pada tahun 1970.
Tepat pada hari ini, Rabu (22/4/2020), manusia memperingati Hari Bumi yang ke-50 Tahun.
Sebelumnya Senator Amerika Serikat Gaylord Nelson pada tahun 1970 seorang pengajar lingkungan hidup, merancang Hari Bumi sebagai meningkatkan kesadaran dan apresiasi terhadap planet yang ditinggali manusia.
Selain itu pula, tanggal 22 April bertepatan pada musim semi di Northern Hemisphere (belahan Bumi utara) dan musim gugur di belahan Bumi selatan.
PBB telah merayakan hari Bumi pada 20 Maret sebuah tradisi yang dicanangkan aktivis perdamaian John McConnell pada tahun 1969, adalah hari di mana matahari tepat di atas khatulistiwa yang sering disebut Ekuinoks Maret.
Saat ini Hari Bumi telah diperingati lebih dari 175 negara dan dikoordinasi secara global oleh Jaringan Hari Bumi.
Melansir dari zerowate.id, Hari Bumi adalah hari ulang tahun kelahiran Gerakan Lingkungan Modern pada tahun 1970.
Di tahun itu, orang Amerika menghirup gas beracun (timah) secara besar-besaran melalui kendaraan sedan V8.
Industri ini mengeluarkan asap dan lumpur tanpa resiko dan konsekuensi hukum.
Bahkan saat itu polusi udara umumnya diterima sebagai aroma kemakmuran.
“Environment” adalah kata yang lebih sering muncul di perlombaan mengeja daripada berita.
Hari Bumi 1970 menyuarakan kesadaran demi menyalurkan energi gerakan anti terhadap pencemaran dan untuk menempatkan masalah lingkungan di paling depan.
Ide untuk hari nasional untuk fokus pada lingkungan datang ke pendiri Hari Bumi, Gaylord Nelson, kemudian Senator AS dari Wisconsin, setelah menyaksikan kerusakan akibat tumpahan minyak besar-besaran tahun 1969 di Santa Barbara, California.
• Peringati Hari Bumi, Miliarder Swiss Sumbang Rp14,1 Triliun untuk Selamatkan Lingkungan
• Hari Bumi: 14 Foto Ini Tunjukkan Seolah Akhir dari Bumi Kian Jelas Terlihat
Pada 22 April 1970, 20 juta orang Amerika turun ke jalan, taman, dan auditorium untuk berdemonstrasi untuk lingkungan yang sehat dan berkelanjutan dalam demonstrasi pantai-ke-pantai besar-besaran.
Ribuan perguruan tinggi dan universitas mengorganisir protes terhadap kerusakan lingkungan.
#HariBumi, juga menjadi trending topik hari ini di sosial media Twitter, Rabu (22/4/2020).
Warganet mentwitt terkait Hari Bumi, untuk mengajak menjaga bumi dan merawatnya.
Seperti akun @DitjenKN, akun bercentang biru atau yang telah diverifikasi tersebut mengajak menjaga bumi demi keberlangsungan kehidupan masa depan.
“Jaga kelestarian bumi untuk keberlangsungan kehidupan masa depan. Kita memijak bumi yang sama, mari kita jaga bersama-sama. Memperingati #HariBumi,” tulisnya.
• Hujan Meteor Malam Ini, Penjelasan dan Cirinya
• VIDEO - Pasukan Israel Tembak Mati Pria Palestina di Pos Militer Yerusalem Timur
@KementerianLHK, mentwitt dan menanyankan kepada warganet apakah ingat tanggal 22 April sebagai peringatan apa yang dirayakan.
“Sobat Hijau, ada yang tahu hari ini diperingati sebagai hari apa?
Yups, #HariBumi Kita bertanggung jawab menjaga dan merawat bumi sebaik mungkin.
Gak mau kan kalo anak cucu kita nanti tinggal di bumi yang sudah hancur akibat ulah kita SELAMAT HARI BUMI 2020,” tulisnya pada postingan.
@sahabatanak, mentwitt bahwa menjaga bumi saat ini sangat penting untuk kehidupan anak cucu ke depan.
“Selamat Hari Bumi Internasional. Mari bersama kita pelihara bumi, agar anak-anak kita kelak dapat tetap tinggal nyaman dan aman di dalamnya,” jelasnya. (Serambinews.com/Syamsul Azman)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ilustrasi-hari-bumi.jpg)