Update Corona di Aceh Tamiang
Antisipasi Corona, Seluruh Datok Penghulu Dikumpulkan di Polres Aceh Tamiang
Seluruh datok penghulu (kepala desa) dari 213 kampung dikumpulkan di Mapolres Aceh Tamiang untuk membahas penanggulangan virus Corona
Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang
SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG – Seluruh datok penghulu (kepala desa) dari 213 kampung dikumpulkan di Mapolres Aceh Tamiang untuk membahas penanggulangan virus Corona secara bersinergi dengan aparat TNI dan Polri, Rabu (22/4/2020).
Bupati Aceh Tamiang Mursil menjelaskan pertemuan yang juga diikuti Kapolres Aceh Tamiang AKBP Zulhir Destrian dan Dandim 0117/Atam Letkol Inf Deki Rayusyah Putra ini bertujuan untuk memberikan satu pemahaman antara datok penghulu dengan kapolsek dan danramil dalam menangani kasus Covid-19.
“Tujuannya agar di lapangan antara datok dengan kapolsek dan danramil sudah memiliki kesepahaman. Makanya hari ini seluruh kapolsek, danramil, kapospol dan posramil dikumpulkan,” kata Mursil.
• 9 Warga Pidie Berstatus PDP Diisolasi di Rumah, Delapan Dinyatakan Sembuh
Dalam pertemuan itu kembali diingatkan agar seluruh pihak proaktif dalam menanggulangi ancaman sebaran virus Corona.
Warga yang memiliki riwayat perjalanan ke daerah transmisi Corona diingatkan agar berinisiatif melapor ke perangkat kampung.
“Begitu juga perangkat kampung, bila tahu ada pendatang, langsung didata biar diperiksa oleh tim medis,” ujarnya.
Mursil mengingatkan agar masyarakat meningkatkan pengawasan dan kebersihan di lingkungan masing-masing, menyusul sudah adanya kasus pasien positif Corona versi rapid test.
• Hujan Meteor Malam Ini, Penjelasan dan Cirinya
Kasus baru ini dinilainya sebuah peringatan serius agar masyarakat tidak lagi menganggap enteng ancaman virus Corona.
Selama ini sikap warga yang masih banyak enggan mengenakan masker dan berkumpul di warung juga menjadi perhatian Forkopimda.
Pemerintah daerah sendiri hanya bisa mengimbau warga untuk mematuhi social distancing dan mengenakan masker di luar lingkungan.
• PMI Pidie Jaya Kumpulkan Darah 142 Kantong Selama 2 Hari Kegiatan Donor Darah
Meski begitu, Mursil tetap meminta warga tidak panik karena kasus positif virus Corona terjadi warga berstatus pendatang.
“Artinya masyarakat kita yang aktivitasnya hanya di Aceh Tamiang masih aman-aman saja. Insya Allah tidak ada lagi kasus positif Corona, baik pendatang maupun penduduk tetap,” katanya. (*)