Minggu, 10 Mei 2026

Aceh Besar Lawan Covid 19

Mawardi Ali : Wabah Covid-19 Ini Harus Kita Lawan Bersama   

Mengantisipasi penyebaran virus Corona (Covid-19), Bupati Aceh Besar, Ir H Mawardi Ali mengingatkan masyarakat di daerah itu untuk mematuhi protokol

Tayang:
Penulis: Jalimin | Editor: Jalimin
For Serambinews.com
Bupati Aceh Besar, Ir Mawardi Ali memimpin apel penglepasan penertiban penggunaan masker, physical distancing dan social distancing bagi masyarakat di Lapangan Lonkali Siron, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Rabu (22/4/2020). 

Laporan Jalimin | Aceh Besar 

SERAMBINEWS.COM, KOTA JANTHO - Mengantisipasi penyebaran virus Corona (Covid-19), Bupati Aceh Besar, Ir H Mawardi Ali mengingatkan masyarakat di daerah itu untuk mematuhi protokol kesehatan yang digalakkan pemerintah secara tertib dan totalitas.

Salah satunya hal paling penting diterapkan adalah pemakaian masker, jaga jarak fisik atau physical distancing dan dirumah saja.

"Kalau kita tertib melawannya, saya yakin virus ini dapat kita atasi," kata Bupati dalam apel penglepasan penertiban penggunaan masker, physical distancing dan social distancing bagi masyarakat di Lapangan Lonkali Siron, Rabu (22/4/2020).

Bupati Mawardi Ali mengatakan dalam sebulan lebih, masyarakat terus mengalami berbagai persoalan dan salah satu yang paling besar adalah menyangkut Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) yang melanda seluruh dunia bahkan di Aceh.

"Ini persoalan global, Pandeminya semakin hari semakin meningkat," ujar Mawardi Ali.

Dikatakan, pemerintah serius melakukan pencegahan, salah satunya dengan penggunaan masker, menjaga jarak baik jarak fisik (physical distancing) maupun jarak sosial (social distancing).

Para Ibu di Singapura Ekspor ASI ke Malaysia di Tengah Pandemi Virus Corona

Viral, Karyawan Menangis karena Minimarket Dirampok Saat Dirinya Bertugas, Begini Aksi Perampokan

36 Tahun Berdiri, Masjid Salman Alfarisi Aceh Tamiang Akhirnya Direnovasi

Mawardi Ali mengatakan, aktivitas berkumpul dapat menjadi media bagi virus Corona untuk menyebar luas. Untuk itu, pemerintah membentuk protokol kesehatan dan menganggarkan anggaran negara dan daerah untuk mengatasi penyakit yang mematikan tersebut.

Tidak hanya itu, kata Mawardi Ali, pandemi virus corona juga telah banyak menguras tenaga.

"Atas nama pemerintah daerah, kami sangat berharap memohon bantuan, khusus pada TNI/Polri, perhubungan, Satpol PP dan dari elemen masyarakat untuk sama-sama kita lawan penyebaran virus ini," tegas Bupati Mawardi Ali.

Bupati Aceh Besar itu berharap agar masyarakat bisa tertib mematuhi anjuran pemerintah. Sebab, sebuah bencana bisa saja terjadi dan datang kapan saja.

Dia menceritakan, dalam sejarah masyarakat Aceh, ketika gempa tahun 2004 terjadi, banyak orang menganggap bahwa setelah bencana gempa seolah tidak ada bencana lagi, dan orang-orang malah berbondong-bondong melihat ikan di pinggir pantai. Namun, kata Bupati, yang terjadi ketika itu datangnya gelombang tsunami.

BPMA dan Triangle Pase Inc Salurkan Bantuan untuk Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Posko Aceh Utara

"Sama dengan virus Corona ini, dari awal (awal masuk virus ke Aceh) banyak disiplin dan banyak di rumah, warung kopi tutup, kegiatan masyarakat ditiadakan. Tapi akhir-akhir ini, dibuka kembali. Warung kopi duduk dan berkumpul seakan-akan tidak ada lagi musibah ini. Itu yang harus diwaspadai dan musibah bisa saja terjadi secara bergelombang," kata Bupati Mawardi Ali.

Lebih lanjut, dia berharap kepada seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga dan waspada terhadap wabah virus Corona. Sebab, pandemi ini berbeda dengan bencana tsunami, yang ketika itu banyak negara maupun daerah dan lembaga-lembaga lain dari luar yang datang menolong ke Aceh.

Saat itu, katanya, semua LSM, Badan Dunia dan daerah lain datang kesini untuk membantu Aceh. Tapi dalam pandemi ini tidak ada yang membantu selain diri kita sendiri dan dilawan sendiri.

"Saya berharap mari sama sama kita sadarkan masyarakat menertibkan masyarakat menggunakan masker.
Mari jaga jarak, kita berdoa kepada Allah semoga kegiatan ini bisa berjalan dengan baik," harapnya.

Usai bertindak sebagai inspektur apel, Bupati Mawardi Ali juga menyampaikan bahwa ada tiga yakni bidang kesehatan, termasuk pencegahan, penyemprotan disinfektan, pembagian Alat Pelindung Diri (APD), persiapan rumah singgah, pemberian obat-obatan maupun menyiapkan relawan dan lainnya.

"Ini semua prosesnya persoalan kesehatan," katanya.

Selain itu, jaring pengaman sosial. "Besok kita akan melaunching 25 ribu sembako untuk Kabupaten Aceh Besar," ujar Bupati Aceh Besar, Mawardi Ali yang didampingi Kabag Humas dan Protokol Setdakab Aceh Besar, Muhajir STP MPA.

Dinilai Jadi Garda Terdepan Penanganan Corona, Tim Medis RSUZA dan Litbangkes Dapat Paket Meugang 

Selanjutnya, kata Mawardi Ali, juga ada pengamanan ekonomi. Salah satu program Aceh Besar, mulai penanaman padi gadu.

"Penanaman padi ini kita sudah bekerjasama dengan Dandim 0101/BS, bahwa mulai membajak sawah, pembagian bibit di daerah-daerah yang diizinkan tanam padi gadu," kata Mawardi Ali, seraya menambahkan bahwa padi Gadu tidak dilakukan di semua daerah, karena pertimbangan ketersediaan air irigasi.

Hadir dalam apel ini Sekdakab, Drs H Iskandar MSi, Kapolres Aceh Besar AKBP Ayi Satria Yudha SIK MSi, pejabat TNI-POLRI, para kepala OPD, para camat, dan sejumlah unsur masyarakat lainnya.(*)

VIDEO - Update Covid-19 di Indonesia: 635 Orang Meninggal Dunia, Data per Rabu 22 April 2020

Ancaman Covid-19 Semakin Nyata, Slankers Aceh Bagikan Masker di Aceh Tamiang

7.418 Kasus Corona di Indonesia per 22 April 2020, 913 Orang Sembuh, 635 Pasien Meninggal

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved