Senin, 8 Juni 2026

Aceh Besar Lawan Covid 19

Putuskan Rantai Penyebaran Covid-19, Bupati Aceh Besar Minta Masyarakat Ikuti Instruksi Pemerintah

Bupati Aceh Besar Ir H Mawardi Ali mengharapkan masyarakat di daerahnya untuk mematuhi protokol kesehatan dari pemerintah dalam melawan corona

Tayang:
Penulis: Misran Asri | Editor: Muhammad Hadi
FOTO HUMAS PEMKAB ACEH BESAR
Bupati Aceh Besar, Ir H Mawardi Ali, menjadi inspektur apel pelepasan penertiban penggunaan masker, physical dan social distancing bagi masyarakat di Lapangan Lonkali Siron, Rabu (22/4/2020). 

Bupati menceritakan, dalam sejarah masyarakat Aceh, ketika pascagempa 2004 lalu, banyak orang menganggap bahwa setelah bencana gempa seolah-olah tidak ada bencana lagi, dengan banyaknya orang-orang melihat ikan di pinggir pantai.

Namun, beberapa saat kemudian yang terjadi justru gelombang besar tsunami datang.

Bantu Warga Terdampak Corona, KompasTV Salurkan Donasi Hasil “Konser Amal Dari Rumah Didi Kempot”

Ia mengatakan pada awal virus ini masuk Aceh, tingkat disiplin lebih tinggi.

Banyak yang memilih di rumah serta warkop-warkop tutup dan kegiatan masyarakat ditiadakan.

Namun, akhir-akhir ini dibuka kembali dan di warkop duduk dan berkumpul seakan-akan tidak ada lagi virus ini.

Lebih lanjut, ungkap Bupati Aceh Besar ini, seluruh masyarakat terus menjaga dan mewaspadai virus Corona.

Karena, sebutnya pandemi ini berbeda dengan bencana tsunami yang saat itu banyak negara dan lembaga luar yang datang menolong Aceh.

Namun, dalam pandemi ini tidak ada yang membantu, selain diri sendiri dan dilawan sendiri, ujarnya.

"Saya harap mari sama-sama kita sadarkan masyarakat tertib menggunakan masker dan menjaga jarak serta kita berdoa kepada Allah semoga musibah ini cepat berlalu," harapnya.

Meugang Sambut Ramadhan di Abdya, Harga Daging Sempat Tembus Rp 200.000 Per Kilogram

Seusai menjadi inspektur apel, Bupati juga menyampaikan tiga hal lainnya yang terus dilakukan.

Yakni bidang kesehatan, termasuk pencegahan, penyemprotan disinfektan, pembagian Alat Pelindung Diri (APD), persiapan rumah singgah serta pemberian obat-obatan maupun menyiapkan relawan dan hal lainnya, di samping jaring pengaman sosial.

"Besok kita launching 25 ribu sembako untuk Kabupaten Aceh Besar," ujar Ir Mawardi didampingi Kabag Humas dan Protokol Setdakab Aceh Besar, Muhajir, STP, MPA.

Selanjutnya, juga ada pengamanan ekonomi, salah satu program Aceh Besar, yaitu mulai penanaman padi gadu.

"Penanaman padi ini kita bekerja sama dengan Kodim 0101/BS, mulai bajak sawah, sampai pembagian bibit di daerah-daerah yang diizinkan tanam padi gadu," katanya seraya menyebutkan padi gadu tidak dilakukan di semua daerah, karena pertimbangan air irigasi.

Hadir pada apel ini, Sekdakab Drs Iskandar MSi, Kapolres Aceh Besar, AKBP Ayi Satria Yudha, pejabat TNI dan Polri, para Kepala OPD dan camat serta unsur terkait lainnya.(*)

Para Ibu di Singapura Ekspor ASI ke Malaysia di Tengah Pandemi Virus Corona

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved