Ramadhan 2020
Jokowi: Jadikan Ramadhan untuk Memutus Rantai Penularan Virus Corona
Presiden Joko Widodo mengajak seluruh masyarakat menjadikan bulan Ramadhan 1441 H sebagai momen untuk memutus rantai penyebaran virus corona Covid-19.
Kegiatan-kegiatan tersebut ditiadakan demi mencegah penyebaran virus corona.
"Namun hal itu tidak boleh mengurangi semangat dan tekad kita untuk memanfaatkan kehadiran Ramadhan bagi peningkatan ibadah kita," kata Fachrul.
Ia menambahkan, meski di Ramadhan tahun ini umat Islam tak bisa melakukan aktivitas bersama, namun tidak boleh mengendurkan semangat dalam beribadah.
Fachrul mengatakan, umat Islam justru harus menjadikan Ramadhan sebagai momentum peningkatan ketakwaan.
"Meskipun di tahun ini kita tidak bisa berbuka puasa bersama, tadarus bersama, tarawih bersama, dan juga itikaf bersama di masjid.
Namun hal itu tidak boleh mengurangi semangat dan tekad kita untuk memanfaatkan kehadiran Ramadhan bagi peningkatan ibadah kita," ujar Fachrul.
"Tahun ini dianjurkan untuk tidak melakukan ziarah kubur karena berkerumun dengan orang banyak yang sangat mungkin di antaranya sudah terhinggapi (virus corona)" lanjut dia.
Pemerintah menetapkan bahwa 1 Ramadhan 1441 Hijriah yang menandai ibadah bulan puasa 2020 jatuh pada Jumat (24/4/2020).
Penetapan awal Ramadhan ini berdasarkan sidang isbat yang dilakukan Kementerian Agama pada Kamis (23/4/2020) sore.
Dengan keputusan ini, maka mulai Kamis malam umat Muslim di Indonesia akan melakukan shalat tarawih.
Sedangkan, ibadah puasa pertama akan dilakukan Jumat (24/4/2020).
• VIDEO - Tarawih Perdana di Kota Lhokseumawe, Jamaah Diingatkan Protokol Pencegahan Covid-19
• VIDEO - Mendung Serta Hujan, Hilal Tak Terlihat oleh Tim Rukyat di Kota Lhokseumawe
• Di Tengah Wabah Covid-19, Ribuan Jamaah Padati Masjid Agung Bireuen,Jamaah Membludak Hingga ke Teras
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jokowi: Jadikan Ramadhan Momen Memutus Rantai Penularan Virus Corona",
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/jokowi-minta-mendagri-tegur-kepala-daerah-yang-blokir-jalan.jpg)