Update Corona di Aceh Tamiang

Diintai Corona, Bupati Mursil Optimis Perekonomian Aceh Tamiang Stabil, Terlihat dari Pasar Meugang

“Kalau di Aceh ini meugang kan menjadi salah satu barometer perekonomian. Kita lihat semalam, tetap ramai, transaksi tetap lancar,” kata Mursil.

Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Nurul Hayati
SERAMBINEWS.COM/ RAHMAD WIGUNA
Salah satu warung mendapat bantuan wastafel dari Forkopimda Aceh Tamiang. Bantuan ini wujud dukungan pemerintah terhadap pedagang untuk bertahan di tengah ancaman virus Corona. 

“Kalau di Aceh ini meugang kan menjadi salah satu barometer perekonomian. Kita lihat semalam, tetap ramai, transaksi tetap lancar,” kata Mursil, Jumat (24/4/2020).

Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG – Bupati Aceh Tamiang, Mursil optimis perekonomian di daerahnya tetap stabil di tengah ancaman wabah virus Covid-19.

Optimisme ini disampaikan Mursil, usai dirinya memantau pasar meugang yang tetap ramai pada H - 1 puasa, kemarin.

Mursil mengatakan, tradisi meugang yang sudah berlangsung bertahun-tahun merupakan salah satu rujukan untuk mengukur kondisi perekonomian di daerah.

“Kalau di Aceh ini meugang kan menjadi salah satu barometer perekonomian. Kita lihat semalam, tetap ramai, transaksi tetap lancar,” kata Mursil, Jumat (24/4/2020).

Tingginya antusias warga memadati seluruh pasar meugang, dinilainya sinyal bagus untuk perekonomian Aceh Tamiang.

Pemkab sendiri kata dia, sejak awal berhati-hati dalam mengambil kebijakan untuk menghindari benturan dengan geliat perekonomian masyarakat.

Awal Ramadhan, Dua Orang Positif Corona di Aceh, Satu Lagi dari Abdya

Berdasarkan data dari Dinas Pertanian, Peternakan dan Perkebunan (Distanbunak) Aceh Tamiang, pedagang di pasar meugang tahun ini telah menyembelih 206 ekor sapi.

Walau angka ini menyusut dibanding tahun lalu, Distanbunak menilai catatan ini masih menunjukan geliat ekonomi yang cukup baik.

“Jangan sampai ketakutan kita terhadap Corona justru mematikan perekonomian masyarakat. Begitupun masyarakat harus tetap patuh dengan imbauan pemerintah agar kondisi saat ini, kita sama-sama bisa beraktivitas,” kata dia.

Untuk mendukung perekonomian ini terus berdenyut, Pemkab Aceh Tamiang terus menyosialisasikan social distancing dan membagikan masker kepada masyarakat yang memiliki aktivitas di luar ruangan, terutama pedagang.

Meski belum mengatur sanksi bagi yang tidak memakai masker, terhitung Jumat (24/4/2020), Pemkab Aceh Tamiang sudah mewajibkan pemakaian masker bagi seluruh masyarakat. (*)

Dewan Minta PLN Pastikan tak Ada Pemadaman di Aceh Besar Selama Ramadhan, Ini Kata Zulfikar Aziz

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved