Berita Lhokseumawe

Satu Sekolah di Lhokseumawe belum Cair Dana BOS, Sebabnya Sesederhana Ini

"Saat memasukan data dapodik, di tempat nomor rekening terketik nomor NPWP," katanya.

Penulis: Saiful Bahri | Editor: Nurul Hayati
For Serambinews.com
Ketua Manajemen Bos SD-SMP Kota Lhokseumawe, Said Maimun. 

"Saat memasukan data dapodik, di tempat nomor rekening terketik nomor NPWP," katanya.

Laporan Saiful Bahri I Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Biaya Operasional Sekolah (BOS) bagi 96 dari 97 sekolah tingkat dasar ataupun menengah pertama di bawah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Lhokseumawe, jatah triwulan pertama, telah cair.

Sehingga, hanya satu sekolah yang belum cair, yakni SD Negeri 11 Blang Mangat.

Ketua Manajemen BOS SD-SMP Kota Lhokseumawe, Said Maimun, Jumat (24/4/2020)    menjelaskan, memang banyak perubahan terkait dana BOS pada tahun 2020 ini, bila dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

Di antaranya, tahun sebelumnya, penyaluran dana, dari pusat ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi dulu, baru selanjutnya ditransfer ke rekening sekolah.

"Namun tahun ini, dari pusat langsung ditransfer ke rekening sekolah, dengan tujuan proses penyaluran dana BOS bisa lebih cepat," katanya.

Lalu, dana BOS dikucurkan empat tahap dengan ketentuan tahap pertama 20 persen, tahap kedua 40 persen, serta tahap ketiga, dan tahap keempat masing-masing 20 persen.

Nekat Mudik di Tengah Pandemi Corona, Sanksi Hukuman 1 Tahun Penjara dan Denda Rp 100 Juta Menanti

Sedangkan tahun ini, dikucurkan dalam tiga tahap dengan ketentuan, tahap pertama 30 persen, tahap kedua 40 persen, dan tahap ketiga 30 persen.

"Serta juga adanya tambahan dana untuk setiap pelajar," ujarnya.

Selain itu, diakuinya, untuk jatah triwulan pertama, dana BOS sudah masuk ke rekening 96 sekolah dasar atau menengah pertama yang ada di Kota Lhokseumawe.

Totalnya mencapai Rp 26 miliar.

Namun, ada satu sekolah yang dana BOS triwulan pertama tidak cair, yakni SD Negeri II Blang Mangat.

Tidak cairannya dana Bos ke sekolah tersebut, karena adanya kesalahan nomor rekening bank.

"Saat memasukan data dapodik, di tempat nomor rekening terketik nomor NPWP," katanya.

Namun, kini sudah dikoreksi.

"Kemungkinan dalam waktu dekat ini akan cair. Karena ada juga sekolah- sekolah lain, baik di Aceh atau di Indonesia yang dana BOS triwulan pertama memang belum cair," demikian Said Maimun. (*)

Usaha Rakyat Butuh Dukungan Pemerintah, Qanun Stimulus Harus Dikeluarkan

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved