Berita Aceh Tenggara
Penerima Bantuan Mengaku Dipungli Kontraktor hingga Rp 20 Juta, Rumah tak Siap Dibangun
Pihak kontraktor meminta uang sebesar Rp 20 juta kepada penerima bantuan rumah tersebut dengan berbagai dalih.
Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Taufik Hidayat
Laporan Asnawi Luwi | Aceh Tenggara
SERAMBINEWS.COM, KUTACANE - Rumah bantuan berkontruksi permanen di Desa Lawe Mantik, Kecmataan Babul Makmur, Aceh Tenggara, yang dikerjakan November 2019 yang lalu hingga, Minggu (26/4/2020) tak siap dikerjakan pihak kontraktor.
Padahal, pihak kontraktor meminta uang sebesar Rp 20 juta kepada penerima bantuan rumah tersebut dengan berbagai dalih.
"Rumah mulai November 2019 dibangun. Mereka bekerja hanya dua minggu saja dan sampai saat ini rumah bantuan itu tak siap dan ditelantar dan ditumbuhi semak belukar," ujar Ruddin Tambunan, seorang penerima rumah bantuan di Desa Lawe Mantik, Kecamatan Babul Makmur, kepada Serambinews.com, Minggu (26/4/2020).
Kata dia, bangunan fisik rumah bantuan itu hanya mencapai 45 persen. Kondisi rumah pondasi dan batu bata. Sedangkan, bagian dalam dan seng serta pintu dan jendela belum di pasang.
Rumah itu telah ditumbuhi rumput-rumput dan terancam rusak akibat ditelantarkan sudah memasuki lima bulan.
Menurut Ruddin Tambunan, pihaknya sudah berulangkali menanyakan kepastian bangunan itu kapan diselesaikan rekanan. Tapi tak ada kepastian.
Bahkan, uang sebesar Rp 20 juta yang diberikan terpaksa dia meminjam uang kepada rentenir, karena dirinya orang miskin agar bisa memiliki rumah layakhuni.
Ironisnya lagi, uang untuk pasang peranca bangunan itu juga diminta kepadanya sebesar Rp 5 juta dan juga membeli paku sebanyak 5 kilogram juga memakai uangnya. Namun, sampai sekarang tidak dikerjakan rumah bantuan yang disebut-sebut bersumber dari Provinsi Aceh itu.(*)
• Kisah‘Lockdown’ di Maroko, ke Luar Rumah Harus Ada Surat Izin
• Disdukcapil Aceh Tamiang tak Layani Warga tidak Bermasker, Ini Kategori Pelayanan di Kantor & Online
• Jadi Mualaf, Tiga Artis Indonesia Ini Menjalani Ibadah Puasa Pertama Kali di Bulan Ramadhan 2020
• Warga Nekat Panjat Pagar Masjid untuk Shalat Berjemaah, Diminta Pulang untuk Tarawih di Rumah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/rumahpungli.jpg)