Berita Bireuen
Disperindagkop dan UKM Bireuen Minta Pedagang Takjil Jaga Jarak, Cegah Covid-19
Alie Basyah mengimbau kepada seluruh pedagang takjil di Bireuen, untuk selalu menjaga protap kesehatan ditengah pandemi covid-19.
Penulis: Ferizal Hasan | Editor: Nur Nihayati
Alie Basyah mengimbau kepada seluruh pedagang takjil di Bireuen, untuk selalu menjaga protap kesehatan ditengah pandemi covid-19.
Laporan Ferizal Hasan I Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Selama bulan Ramadhan ini, sangat banyak pedagang yang menjajakan menu berbuka puasa (takjil) di Kota Bireuen, Aceh.
Sehingga setiap sore sangat ramai juga masyarakat yang membeli takjil di pusat Kota Bireuen.
Seperti di Jalan Langgar Square, Jalan Rel Kereta Api dan Jalan Pengadilan Lama.
Namun para pedagang masih kurang memperhatikan jarak di tengah mewabahnya virus corona (Covid-19).
Sehingga Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Bireuen, terpaksa menertibkannya, Senin (27/4/2020).
• Ini Jumlah ODP di Kota Lhokseumawe Hingga 27 April 2020
• Pengamen Bersenjata Celurit Ditangkap Karena Resahkan Warga
• Sekda Pidie Jaya Memasuki Pensiun, Akankah Satu dari 3 Asisten Bakal Jadi Calon Plt? Ini Kata Bupati
Penertibkan pedagang takjil itu dilakukan agar menjaga jarak, antara lapak dagangan yang satu dengan lapak lainnya harus ada jarak miniman dua meter, agar pembeli tidak menumpuk disatu lapak.
"Ini kami lakukan dalam upaya mencegah penyebaran virus corona," kata Ir Alie Basyah MSi, Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM Bireuen.
Alie Basyah mengimbau kepada seluruh pedagang takjil di Bireuen, untuk selalu menjaga protap kesehatan ditengah pandemi covid-19.
"Kepada pedagang dan pembeli kami minta untuk selalu memakai masker serta jaga jarak," tegas Alie Basyah. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/penertiban-pedagang-takjil-di-bireuen.jpg)