Bertepatan dengan Rencana Membuka Lockdown, Kasus Infeksi Corona AS Malah Tembus 1 Juta

Total jumlah kasus infeksi yang sangat tinggi ini bertepatan dengan rencana Amerika untuk membuka negara secara bertahap.

AFP/ALEX WONG / GETTY IMAGES NORTH AMERICA
Presiden AS, Donald Trump menggelar konferensi pers tentang perkembangan virus Corona di Gedung Putih, Washington DC, Senin (20/4/2020). 

Dikelilingi oleh anggota Satuan Tugas Virus Corona Gedung Putih, Presiden AS Donald Trump berbicara pada konferensi pers tentang virus corona atau COVID-19, di Rose Garden Gedung Putih di Washington, DC, 13 Maret 2020. Trump menyatakan virus corona sebagai darurat nasional. (JIM WATSON / AFP)

Memang selama tiga bulan ini Partai Republik berusaha mengendalikan pandemi ini.

Namun jika mereka gagal, negara adidaya ini akan menghadapi krisis yang lebih mengerikan sebagai dampak Covid-19, dikutip dari Politico.

Pada Senin (27/4/2020) lalu, Trump mendesak para gubernur untuk mempertimbangkan membuka sekolah kembali.

"Beberapa dari Anda mungkin mulai berpikir tentang pembukaan sekolah, karena banyak orang ingin memiliki pembukaan sekolah."

"Itu bukan subjek besar, anak-anak muda telah melakukannya dengan sangat baik dalam bencana ini yang kita semua lalui," kata Trump kepada gubernur pada panggilan telekonference.

"Jadi banyak orang berpikir tentang pembukaan sekolah. Dan saya pikir itu sesuatu, Mike (Pence), mereka dapat dengan serius mempertimbangkan dan mungkin melanjutkannya," lanjutnya.

Tetapi di akhir tahun ajaran ini, tidak mungkin siswa akan kembali ke ruang kelas dalam waktu dekat.

Menurut perhitungan CNN, 43 negara bagian serta Washington DC meminta agar sekolah tidak dibuka kembali pada tahun akademik ini.

()

Seorang pengendara mobil melambaikan bendera AS dalam demonstrasi tolak lockdown di Denver, Colorado, Amerika Serikat, Minggu (19/4/2020). (AFP, JASON CONNOLLY)

Halaman
123
Editor: Amirullah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved