Jumat, 8 Mei 2026

Musim Haji 2020

Kabar Baik, Arab Saudi Survei Persiapan Haji Tahun 2020 di 25 Negara, Termasuk Indonesia

Survei yang dilakukan oleh WHUC ini untuk mengetahui informasi persiapan di setiap negara dalam melakukan pengendalian dan pencegahan penyakit virus

Tayang:
Editor: Ansari Hasyim
For Serambinews.com
Suasana keberangkatan jamaah haji beberapa waktu lalu ke Arab Saudi 

SERAMBINEWS.COM - Direktorat Jenderal Penyelanggaran Haji dan Umrah Kementerian Agama, Nizar Ali mengatakan Kerajaan Arab Saudi sudah melakukan survei persiapan pelaksanaan ibadah Haji tahun 2020.

Survei yang dilakukan oleh World Hajj and Umrah Convention (WHUC) melibatkan 25 negara pengirim jemaah haji.

Hal ini diungkapkan Nizar saat membuka Rapat Evaluasi Pelaksanaan Anggaran Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) melalui telekonferensi, di Jakarta, Senin (27/04/2020).

"Dari 25 negara tersebut, salah satunya termasuk Indonesia," kata Nizar.

Menurut Nizar, survei ini diselenggarakan kerja sama Biro Perencanaan Kementerian Haji dengan WHUC.

Survei yang dilakukan oleh WHUC ini untuk mengetahui informasi persiapan di setiap negara dalam melakukan pengendalian dan pencegahan penyakit virus corona.

Tak Hanya Balap Liar, Remaja di Banda Aceh Juga Terlibat Tawuran di Bulan Ramadhan

Daftar Harga Ponsel Xiaomi Akhir Bulan April 2020: Redmi Note 8 hingga Pocophone F1

Ratusan Remaja Lari Kocar-Kacir, Saat Polisi Datangi Arena Balapan Liar  

Survei itu juga melihat bagaimana sistem kesehatan yang dilakukan oleh masing-masing negara partisipan.

Hasil survei ini nantinya akan dilaporkan kepada Menteri Haji dan Raja Salman sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan kebijakan.

"Hasil survei ini nantinya diharapkan dapat memberikan masukan untuk Kementerian Haji atau Raja Salman dalam mengambil kebijakan tentang penyelenggaraan haji 1441H/2020M," ujar Nizar.

“Dari 25 negara yang berpartisipasi dalam pelaksanaan survei, sudah ada 15 negara yang mengembalikan form survei tersebut, termasuk Indonesia,” sambungnya.

Selain itu, survei juga terkait kesiapan setiap negara jika kebijakan haji akan mempertimbangkan pembatasan aspek umur maksimal 50 tahun.

Nizar mengungkapkan bahwa survei itu juga menanyakan tentang kesiapan negara jika harus ada karantina sebelum perjalanan dan ketika tiba di Saudi.

Lebih lanjut, survei itu juga menanyakan kesiapan setiap negara jika ada pengurangan kuota sebanyak 20 persen.

Konsul Haji KJRI Jeddah Endang Jumali mengatakan, pihaknya juga telah mendapat informasi bahwa Arab Saudi mulai 27 April 2020 sudah tidak memberlakukan lagi jam malam untuk selain Kota Makkah dan Madinah.

"Ada informasi yang kami dapatkan bahwa ada perkembangan positif terkait penanganan Covid-19 di Arab Saudi. Sejak hari ini, mall, toko, dan kafe sudah diperkenankan buka kembali. Ini kayaknya ada tanda-tanda baik buat kita," ujarnya.

Lebih lanjut, Endang mengungkapkan bahwa Raja Salman juga telah menyetujui Majelis Kabinet terkait pelaksanaan MoU tentang Fast Track bagi negara-negara pengirim jemaah haji. (Serambinews.com/Agus Ramadhan)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved