Luar Negeri
Wali Kota New York Kritik Komunitas Yahudi
Wali Kota New York, Bill de Blasio, Rabu (29/4/2020) mengkritik keras komunitas Yahudi yang melaksanakan pemakaman seorang rabi yang tewas
SERAMBINEWS.COM, NEW YORK - Wali Kota New York, Bill de Blasio, Rabu (29/4/2020) mengkritik keras komunitas Yahudi yang melaksanakan pemakaman seorang rabi yang tewas akibat Covid-19.
Dia membela dengan mengkritik pemakaman besar-besaran seorang rabi Yahudi dalam sebuah briefing.
De Blasio mengatakan tidak memilih komunitas Ortodoks karena agamanya, hanya menindak pertemuan besar-besaran yang menempatkan anggota komunitas dan polisi dalam bahaya.
“Ini tidak seperti orang yang berkumpul di taman, tetapi ini jumlahnya ribuan orang, ”katanya.
"Apa yang saya lihat, saya belum melihat di tempat lain,” ujarnya
De Blasio juga mengawasi proses pemakaman Yahudi Hasidic yang besar dan padat pada Selasa (28/4/2020) malam.
Dia langsung mengecam para pelayat yang berkumpul, karena menentang aturan jarak sosial untuk mengekang penyebaran virus Corona.
"Pesan saya kepada komunitas Yahudi, dan semua komunitas, sesederhana ini: waktu untuk peringatan telah berlalu," tweet de Blasio setelah polisi membubarkan pemakaman di bagian Williamsburg di Brooklyn.
Dalam tweet lain , de Blasio berkata, "Sesuatu yang benar-benar tidak dapat diterima terjadi di Williamsburg: sebuah pertemuan pemakaman besar di tengah pandemi ini."
Dia mengaku pergi ke sana untuk memastikan kerumunan itu bubar dan menambahkan, "apa yang saya lihat tidak akan ditoleransi selama kita melawan virus Corona."
Gambar yang diposting di media sosial menunjukkan ratusan orang di jalan saat pemakaman seorang rabi yang meninggal karena COVID-19.
Beberapa, tetapi tidak semua pelayat mengenakan penutup wajah atau masker.
• Donald Trump Sampaikan Salam Ramadhan, New York Sediakan Makanan Halal
• Wali Kota New York Bill de Blasio Distribusi 500.000 Makanan Halal untuk Muslim di Bulan Ramadhan
• Positif Covid-19 di Amerika Serikat Lewati 1 Juta Kasus, Korban Tewas Melebihi Era Perang Vietnam
Tidak ada penangkapan, tetapi Komisaris Polisi Dermot Shea, Rabu (29/4/2020) mengatakan selusin surat panggilan dikeluarkan dengan alasan pelanggaran sosial dan penolakan untuk bubar.
Para kritikus menuduh de Blasio memilih komunitas Yahudi Ortodoks sebagai kecaman ketika yang lain juga melanggar aturan jarak sosial.
Presiden Kongres Dunia Yahudi Ronald S. Lauder mengatakan ia merekomendasikan agar kelompok itu secara resmi dikecam oleh de Blasio atas tanggapannya terhadap pemakaman.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/wali-kota-new-york.jpg)