Sahkah Salat Sambil Menggunakan Masker? Simak Penjelasan Buya Yahya

muncul pertanyaan dari sejumlah masyarakat terkait hukum salat dengan menggunakan masker. Apakah salat yang dilakukan itu sah?

DOK MRB/For Serambinews.com
Remaja Masjid Raya Baiturrahman membagi-bagikan masker kepada jamaah. 

SERAMBINEWS.COM - Sejak virus Covid-19 mewabah di Indonesia, beredar imbauan untuk beribadah di rumah.

Kalau pun harus ke Masjid untuk salat berjemaah, diimbau menggunakan masker saat salat berjamaah.

Namun setelah imbauan tersebut dilakukan, muncul pertanyaan dari sejumlah masyarakat terkait hukum salat dengan menggunakan masker.

Apakah salat yang dilakukan itu sah?

Melansir tayangan YouTube Al-Bahjah TV yang diunggah (29/4/2020), Buya Yahya memberikan penjerlasan terkait hukum salat pakai masker.

()

Sejumlah warga melaksanakan salat tarawih pertama Ramadhan 1441 H di Masjid Jami Al Ma'wa, Karang Tengah, Tangerang, Banten, Kamis (23/4/2020). Usai Pemerintah menetapkan 1 Ramadhan 1441 H jatuh pada hari Jumat (24/4/2020), warga melakukan salat tarawih dengan menerapkan physical distancing cegah Covid-19. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Ribuan Batang Kayu Kiriman Hulu Sungai Menumpuk di Kolong Titi Kuning Aceh Tamiang

Jokowi Mengeluh Saat Buka Musrenbangnas 2020, Impor Obat Tinggi hingga Fasilitas Kesehatan Minim

Viral, Nenek 90 Tahun Ini Habiskan Waktunya Selama #Dirumahaja dengan Mewarnai, Begini Hasilnya

Buya Yahya menekankan, bahwa dalam salat lebih ditekankan cukup menempelkan kening ke sajadah ketika sujud.

"Di dalam urusan sujud dengan menempelkan jidat, itu yang berat hanya mazhab Imam Syafi'i," kata Buya.

"Dalam mazhab Imam Syafi'i, jidat harus nempel," lanjutnya.

Buya Yahya mengatakan, bahwa sebagian besar imam besar mengatakan hidung tidak harus ditempelkan ketika sujud.

Halaman
123
Editor: Amirullah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved