Perlu Diwaspadai, Ini 5 Kondisi Kulit yang Dikaitkan sebagai Gejala Virus Corona
Dokter di Spanyol mengklaim telah mengidentifikasi lima kondisi kulit yang dikaitkan sebagai gejala virus Corona.
Makulopapular dikaitkan dengan kasus pada tahap yang parah.
Para peneliti mengatakan, kondisi ini umum dan dapat memiliki banyak penyebab.
Jadi, memiliki kondisi kulit seperti ini belum tentu terkena virus Corona.
5. Livedo atau nekrosis
Livedo. (Wikipedia.org)
Kategori kelima, Livedo atau nekrosis, ditemukan pada 6 persen kasus Covid-19.
Livedo terjadi di mana sirkulasi di pembuluh darah kulit terganggu.
Kondisi tersebut menciptakan penampilan merah atau biru dengan pola seperti jaring.
Nekrosis menggambarkan kematian dini jaringan kulit.
Studi mengatakan, pasien menunjukkan lesi yang berbeda, yang menunjuk ke arah penyakit pembuluh darah oklusif.
Pada kasus ini, penyempitan atau penyumbatan arteri terjadi dan membatasi aliran darah dari tubuh ke area tertentu.
Kondisi ini ditemukan pada pasien yang lebih tua dengan kasus Covid-19 yang parah.
Meskipun begitu, manifestasi penyakit pada kelompok ini bervariasi.
Para penulis mengatakan, sulit untuk mengetahui apakah kondisi ini secara langsung disebabkan oleh Covid-19 atau hanya mengindikasikan komplikasi virus.
(Tribunnews.com/Citra Agusta Putri Anastasia)
• Bukan Cuma di Arab, Pohon Kurma Ternyata Juga Tumbuh Subur di Indonesia, Ini Lokasinya
• Cegah Penyebaran Corona, Perangkat Desa dan Warga Cot Dah Tanah Luas Gotong Royong
• Lagi-lagi Tuding China, Donald Trump Mengaku Punya Bukti Covid-19 dari Laboratorium
• Cemburu karena Lebih Disayangi, Bocah 5 Tahun Dibunuh Ibu Tiri dan Balas Dendam pada Suami
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul 5 Kondisi Kulit yang Dikaitkan sebagai Gejala Virus Corona
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/lima-kondisi-kulit-yang-dikaitkan-sebagai-gejala-virus-corona.jpg)