Kuliner Khas Aceh
Kanji Rumbi Khas Aceh, Diyakini Bisa Memperkuat Imun Tubuh
Kanji rumbi menjadi salah satu kuliner primadona di Bulan Ramadhan yang disajikan sebagai bagian dari menu berbuka puasa.
Penulis: Sadul Bahri | Editor: Taufik Hidayat
Laporan Sa’dul Bahri | Aceh Barat
SERAMBINEWS.COM, MEULABOH - Kanji rumbi menjadi salah satu kuliner primadona di Bulan Ramadhan yang disajikan sebagai bagian dari menu berbuka puasa.
Kuliner ini juga sebagai salah satu tradisi setiap Ramadhan tiba yang sering dibuat di Meulaboh, salah satunya di Masjid Al Mabrur Desa Ujung Kalak, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat.
Seperti yang terlihat di Masjid Al Mabrur Ujung Kalak, pengolahannya dilakukan di halaman Masjid secara terbuka pada, Sabtu (2/5/2020) sore.
"Penyajian kanji rumbi ini sudah menjadi tradisi yang kami lakukan setiap Bulan Ramadhan, dan menu ini sebagai salah satu sajian yang mampu memperkuat imun tubuh dengan bumbu terbuat dari sejumlah rempah-rempah terlebih saat ini dalam pandemi Covid-19 cocok untuk dikonsumsi,” ujar Patani, Keuchik Ujong Kalak kepada Serambi, di sela-sela pengolahan kanji rumbi di Masjid Al Mabrur.
Para warga setempat ikut serta bergotong royong mengolah kanji rumbi yang dipimpin oleh Tata Irfan sebagai satu ahli membuat kanji rumbi tersebut.
Disebutkan, untuk pengolahan kanji rumbi itu dalam satu kuali bisa menghabiskan anggaran sekitar Rp 1,5 juta hingga Rp 2 juta, dan biayanya bersumber dari sumbangan para warga setempat dan donator. Sajian makanan tersebut bisa mencapai 500 porsi lebih dalam satu kuali.
“Kanji rumbi ini kita bagikan kepada warga dan ada yang mengambilnya sendiri bahka ada juga yang kita antar ke rumah-rumah seperti warga kurang mampu dan yang sedang sakit,” jelas Patani.
Pembuatan kanji tersebut dilakukan usai Shalat Dhuhur dan dan selesai menjelang sore. Para panitian meracik makanan tersebut mulai dari persiapan bumbu hingga potongan ayam dan beras.
Suasana dalam pengolahan kanji rumbi terlihat ramai, para koki sibuk mengaduk adonan dari rempah-rempah yanga sudah disediakan.
Aroma khas rempah-rempah yang meruap dari kuali raksasa tersebut terasa begitu kuat, dimana rempah-rempah yang terdiri dari cengkeh, kayu manis, dan buah pala tampak mengambang di permukaan.
Di bawahnya terlihat butiran beras yang masih mengeras, pertanda adonan belum membubur.
Pengolhan kanji rumbi harus tepat dalam setiap campuran bumbu-bumbu yang telah disiapkan, agar cita rasa tidak berobah, seseorang menabur potongan seledri, tomat, serta bawang merah ke dalam belanga ketika adonan mulai mengental. Proses aduk-mengaduk ini sudah berlangsung sedikit lama.
Sedangkan sebagian lainnya sejumlah pria sedang membuat bumbu kecap sementara sebagian lainnya asyik menyuwir daging ayam.
Hanya sepenggalah dari pria yang membuat bumbu kecap, tampak seseorang tengah membolak-balik daging ayam yang ada di penggorengan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/kanjirumby.jpg)