Nasib Eks GAM
Eks Kombatan GAM Terbaring Lumpuh Sembilan Tahun tanpa Perhatian Pemerintah
Dalam rentang waktu sembilan tahun, Kamarullah terbaring di tempat tidur dengan bantuan asupan makanan sehari-hari dari ibu kandungnya yang telah beru
Penulis: Idris Ismail | Editor: Ansari Hasyim
Laporan Idris Ismail I Pidie Jaya
SERAMBINEWS.COM, MEUREUDU - Eks Kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM), Kamarullah (46) warga Gampong Reusep, Kecamatan Trienggadeng, Pidie Jaya (Pijay) selama sembilan tahun lumpuh.
Namun sayangnya, nasib Kamarullah luput dari perhatian pemerintah.
Meskipun begitu, keberadaan lelaki itu akhirnya diketahui para relawan yang tergabung dalam wadah Palang Merah Indonesia (PMI), Aksi Cepat Tanggap (ACT) Majelis Relawan Indonesia (MRI) di Pidie Jaya (Pijay).
Mereka memboyong warga miskin itu ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) setempat guna mendapat perawatan.
"Sembilan tahun beliau sakit didera lumpuh dan sejauh ini luput dari perhatian pemerintah,"sebut relawan PMI Pijay, Miswar kepada Serambinews.com, Senin (4/5/2020).
• Viral, Polisi di Sabah Dihantui Suara Kuntilanak Menangis, Polisi Selidiki dan Terungkap Fakta Jail
• Aksi KDRT Jum Meninju Muka Istri Berujung di Jeruji, Ia Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan
• VIDEO Kebakaran di Samar Kilang Hanguskan 6 Ruko. Mobil Pemadam Tak Datang, Warga Siram Pakai Ember
Dalam rentang waktu sembilan tahun, Kamarullah terbaring di tempat tidur dengan bantuan asupan makanan sehari-hari dari ibu kandungnya yang telah berusia renta.
Kamarullah selama ini diketahui mengalami penyakit Fibrosarcorna yaitu tumor ganas atau kanker yang berasal dari sel dalam jaringan lunak baik otot, lemak, sambungan otot tulang saraf pembuluh darah atau persendian dan tulang.
Praktis kondisi itu membuatnya tak berdaya untuk bergerak.
Dari penuturan Kamarullah, ia dulu pernah terlibat kontak tembak dengan personel TNI di kawasan Gampong Paya Pie, Trienggadeng.
Dampak dari kontak tembak tersebut rekannya meninggal dunia. Namun Kamarullah mengalami luka tembak di bagian bahu dan tangan, serta satu jari tangan terputus.
"Karena kondisi warga miskin ini luput dari perhatian, maka para relawan mengambil sikap untuk dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pijay guna mendapat pelanyanan kesehatan secara maksimal demi pemulihan kondisi fisiknya yang telah sangat lemah," jelasnya.
Kamarullah terlihat kurus kering akibat penyakit kronis yang di deritanya.
Dijelaskan Miswar akibat kanker tulang itu, kini Kamarullah lumpuh total dan malah salah satu kaki sebelah kanannya sudah diamputasi sehingga menjadi lengkaplah derita sang eks Kombatan Pijay ini untuk terus menghabiskan waktu di ranjang tempat tidur.(*)