Update Corona di Aceh Tamiang

Setelah Santri Al-Fatah Temboro, Jumlah Orang Positif Covid-19 Aceh Tamiang Menjadi Empat Orang

Pasien positif Covid-19 asal Aceh Tamiang bertambah menjadi empat, setelah satu lagi santri Al Fatah, Desa Temboro, Magetan, Jawa Timur diketahui...

Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Jalimin
IRNA
Ilustrasi virus corona 

 

Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG – Pasien positif Covid-19 asal Aceh Tamiang bertambah menjadi empat, setelah satu lagi santri Al Fatah, Desa Temboro, Magetan, Jawa Timur diketahui hasil uji swab santri tersebut.

Santri berinisial IJ (16 tahun) ini merupakan sepengajian dengan AJ, MAH, dan MF, empat pasien yang lebih dulu dikonfirmasi positif Covid-19. Seluruhnya merupakan klaster Ponpes Temboro, IJ diketahui pulang kampung ke Aceh Tamiang pada 17 April 2020.

"Sudah empat kasus konfirmasi positif Covid-19 di Aceh dari klaster Ponpes di Temboro, Magetan," ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Aceh, Saifullah Abdulgani, Senin (4/5/2020).

IJ terindikasi terpapar virus Corona berdasarkan uji swab yang hasilnya diperoleh tanggal 29 April 2020 lalu.

“Indikasi terpapar virus Corona itu ditunda publikasinya karena menunggu hasil uji swab untuk konfirmasi dan hasilnya diperoleh sore tadi,” katanya, Senin (4/5/2020) petang. 

Pria yang akrab disapa SAG merinci sejauh ini dari 13 kasus konfirmasi positif Covid-19 Aceh, tiga orang dalam perawatan, sembilan orang sembuh, dan satu orang meninggal dunia pada Maret 2020.

Sementara itu, jumlah Orang dalam Pemantauan (ODP) hingga Senin (4/5/2020) pukul 15.00 WIB di Aceh sebanyak 1.914 orang. Angka ini, kata dia, terjadi penambahan sebanyak tiga orang dibandingkan sehari sebelumnya.

Sementara jumlah pasien sedang dalam pemantauan sebanyak 200 orang dan yang sudah selesai pemantauan sebanyak 1.714 orang.

“Kalau PDP tetap seperti kemarin 90 orang. Rinciannya dalam perawatan rumah sakit sebanyak enam orang yang sembuh 83 orang dan meninggal 1 orang. Kasus meninggal PDP juga kasus lama,” ujarnya.(*)

Nasir Djamil Minta Polisi Serius Usut Kasus Pembakaran Rumah Wartawan Serambi Indonesia di Agara

Eks Kombatan GAM Terbaring Lumpuh Sembilan Tahun tanpa Perhatian Pemerintah

Himmas Aceh Selatan, Ajak Elemen Pemuda dan Mahasiswa Kontrol Kebijakan Dana Penanganan Covid-19

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved