Sabtu, 9 Mei 2026

Berita Pendidikan Aceh

Dua Putra Aceh Raih Gelar Doktor di Unimed, Ujian Terbuka Dilakukan Secara Daring

Kedua putra Aceh dan menjadj mahasiswa Unimed Sumatera Utara itu, yakni Abdurrahman dan Teuku Salfiyadi (Dosen Poltekkes Kemenkes Aceh).

Tayang:
Penulis: Misran Asri | Editor: Ibrahim Aji
FOR SERAMBINEWS.COM
Rektor Unimed, Dr Syamsul Gultom SKM MKes bersama dua putra Aceh, mahasiswa Unimed yang baru menyelesaikan program doktor, Selasa (5/5/2020). 

Kedua putra Aceh dan menjadj mahasiswa Unimed Sumatera Utara itu, yakni Abdurrahman dan Teuku Salfiyadi (Dosen Poltekkes Kemenkes Aceh).

Laporan Misran Asri I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM BANDA ACEH - Dua mahasiswa asal Aceh yang menempuh kuliah di Universitas Negeri Medan (Unimed) Sumatera Utara dan mengambil Program Manajemen Pendidikan Pascasarjana Unimed, Selasa (5/5/2020) meraih gelar doktor setelah mengikuti ujian terbuka promosi doktor perdana yang dilakukan secara daring (online).

Ujian terbuka promosi doktor secara daring menggunakan aplikasi Webex Meet itu pun dipimpin Rektor Unimed Dr Syamsul Gultom SKM MKes sebagai pimpinan sidang didampingi Direktur Pascasarjana Unimed, Prof Dr Bornok Sinaga MPd, sebagai sekretaris sidang.

Kedua putra Aceh dan menjadj mahasiswa Unimed Sumatera Utara itu, yakni Abdurrahman dan Teuku Salfiyadi (Dosen Poltekkes Kemenkes Aceh).

Keduanya menjadi lulusan 65 dan 66 Pascasarjana Unimed, akibat dampak pandemi Covid-19 dan ujian terbuka perdana yang dilakukan secara daring.

Pada Ujian terbuka promosi doktor secara daring itu, Abdurahaman dengan promotor Prof Dr Benyamin Situmorang MPd dan Ko-Promotor Prof Dr Zainuddin MPd.

4 Bersaudara Tewas Dibunuh, Jenazah Korban Ditemukan di Hutan, Terungkap Pelakunya

Sementara Teuku Salfiyadi, promotor Prof Dr Benyamin Situmorang, MPd dan Ko-Promotor Prof Dr Rosmala Dewi MPd.

Sidang promosi doktor secara daring tersebut dilakukan di lokasi terpisah, masing-masing ada yang di kantor, lalu yang lainnya di rumah.

Ujian terbuka secara daring ini dilakukan dalam rangka menerapkan social distancing dan phsyical distancing untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Sementara Rektor Unimed, Dr Syamsul Gultom SKM, MKes seusai ujian terbuka promosi program doktor menyampaikan selamat kepada para lulusan yang meraih gelar doktor Manajemen Pendidikan dengan hasil pujian dan sangat memuaskan.

"Mereka berdua merupakan lulusan terbaik dari Program Doktor PPs Unimed, sekaligus menambah jumlah dosen bergelar doktor di Unimed," ungkap Dr Syamsul dalam siaran pers yang diterima Serambinews.com.

Lagi, Dua Santri Aceh dari Magetan Positif Covid-19, Berasal Dari Bener Meriah dan Gayo Lues

Harapannya, sambung Rektor Unimed itu gelar dan ilmu yang didapatkan berguna dan terus berkarya bagi pengembangan dunia pendidikan.

Pelaksanaan ujian terbuka promosi doktor yang dielar itu sebagai bukti bahwa proses akademik dan layanan akademik lainnya di Unimed tetap berjalan dengan baik dan lancar.

Ujian terbuka program doktor di Unimed yang dilakukan perdana secara daring itu menjadi sejarah, karena sebelumnya hal itu tidak pernah dilakukan.

"Ujian terbuka secara daring ini dilakukan sebagai upaya implementasi pencegahan penyebaran pandemi Covid-19 dan tidak menghilangkan kesakralan dan kehikmatan ujian terbuka promosi doktor seperti biasanya," ungkap Rektor Unimed.

Jubir Covid-19 Aceh Timur: Warga Sepelekan Protokol Kesehatan, Karena belum ada Kasus Positif

Direktur PPs Unimed, Prof Dr Bornok Sinaga, MPd, juga menyampaikan selamat dan semoga sukses kepada doktor-doktor baru yang sudah melaksanakan ujian terbuka foktor secara daring.

"Kegiatan ujian promosi doktor secara daring berjalan secara aman dan lancar. Kami pimpinan PPs juga mendorong mahasiswa S2 dan S3 lainnya untuk mempersiapkan diri dalam melaksanakan ujian tugas akhir tesis dan disertasi secara daring," sebutnya.

Ia pun menerangkan mahasiswa jangan khawatir dengan kondisi pandemi Covid-19 yang takut tidak bisa mengikuti ujian tesis dan disertasi.

"Kami berkomitmen sesuai arahan pak Rektor, bahwa kegiatan akademik di PPs Unimed harus tetap jalan secara baik, walau harus kita lakukan secara daring," tutup Direktur PPs Unimed, Prof Dr Bornok Sinaga, Mpd.(*)

Pria yang Bentak Petugas Saat PSBB Dijemput dan Diperiksa Polisi, Mengaku khilaf

Hari Pertama Razia Masker, Puluhan Pengendara Terjaring dan Diminta Membaca Alquran di Depan Ulama

Tabrakan Bus Vs Truk, 2 Orang Tewas, 4 Kritis, Puluhan Luka-luka

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved