Selasa, 21 April 2026

Update Corona di Aceh Timur

Jubir Covid-19 Aceh Timur: Warga Sepelekan Protokol Kesehatan, Karena belum ada Kasus Positif

“Karena di Aceh Timur belum ada kasus, banyak warga yang tidak patuh dan anggap sepele terhadap protokol kesehatan yang dikeluarkan...

Penulis: Seni Hendri | Editor: Nurul Hayati
Hand-over dokumen pribadi
Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona (Covid-19) di Aceh Timur, dr Edi Gunawan MARS. 

“Karena di Aceh Timur belum ada kasus, banyak warga yang tidak patuh dan anggap sepele terhadap protokol kesehatan yang dikeluarkan Presiden, Gubernur, Bupati, dan Forkompindanya. Baik itu para pelaku perjalanan atau perantau maupun masyarakat biasa. Padahal masyarakat adalah garda terdepan untuk memutuskan rantai penularan Covid-19 tersebut,” ujar dr Edi.

Laporan Seni Hendri l Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI - Kendala yang dihadapi tim gugus tugas pencegahan Covid-19 di Aceh Timur, dalam penerapan protokol kesehatan yaitu, masih kurang patuhnya masyarakat menjalankan imbauan yang dikeluarkan pemerintah.

Hal itu disampaikan juru bicara tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 di Aceh Timur, dr Edi Gunawan, kepada Serambinews.com, Selasa (5/5/2020) sore.

“Karena di Aceh Timur belum ada kasus, banyak warga yang tidak patuh dan anggap sepele terhadap protokol kesehatan yang dikeluarkan Presiden, Gubernur, Bupati, dan Forkompindanya. Baik itu para pelaku perjalanan atau perantau maupun masyarakat biasa. Padahal masyarakat adalah garda terdepan untuk memutuskan rantai penularan Covid-19 tersebut,” ujar dr Edi.

Namun demikian, jelas dr Edi, ada juga warga yang benar-benar mematuhi protokol kesehatan.

Selain itu, ada juga warga yang secara terus menerus perlu diingatkan dan dipantau, serta diimbau oleh tim gugas kabupaten, kecamatan, dan desa.

Agar benar-benar mematuhi protokol kesehatan, untuk memutuskan rantai penularan virus corona.

Novi MR, Aktivis Seni dan Guru, Keluhkan tak Semua Siswa di Bireuen Punya Android

 Jumlah traveller di Aceh Timur 2.020 orang

Jubir tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Aceh Timur, dr Edi juga mengatakan bahwa jumlah perantau dan pelaku perjalanan baik dari dalam maupun luar negeri, dan yang berpegian ke daerah terjangkit positif virus corona di Aceh, tetap didata jika kembali ke Aceh Timur, dan hingga Selasa 5 Mei jumlahnya mencapai 2.020 orang.

Dari jumlah itu, katanya, sebanyak 1.840 orang telah selesai pemantauan.

Termasuk 3 orang pasien dalam pemantauan (PDP) yang sempat dirujuk ke RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh, dan dinyatakan telah sembuh.

Selain itu, dari 2.020 orang itu, saat ini sebanyak 176 dengan status orang tanpa gelaja (OTG) , sedang menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing.

Sedangkan 4 warga lainnya, sedang dalam pemantauan.

Karena mengalami gejala batuk, demam, meriang, lemas, dan sakit kepala.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved