Breaking News:

Ramadhan 1441 H

Bolehkan Membayar Zakat Fitrah di Bulan Ramadhan dengan Uang? Simak Penjelasannya, Ini Niat Zakat

Membayar zakat fitrah hukumnya wajib dan harus dikeluarkan setahun sekali, yakni saat bulan Ramadhan menjelang Idul Fitri.

Editor: Amirullah
zakat.or.id
Ilustrasi zakat 

SERAMBINEWS.COM - Membayar zakat fitrah merupakan salah satu rukun Islam yang wajib dilaksanakan oleh seluruh umat muslim yang mampu, baik laki-laki maupun perempuan.

Membayar zakat fitrah hukumnya wajib dan harus dikeluarkan setahun sekali, yakni saat bulan Ramadhan menjelang Idul Fitri.

Zakat ini disyariatkan pada tahun kedua Hijriyah, agar setiap muslim kembali kepada keadaan fitrah dan suci.

Hal ini berdasarkan hadis Ibnu Umar ra yang berkata,

“Rasulullah SAW mewajibkan zakat fitrah bulan Ramadhan sebanyak satu sha’ kurma atau gandum atas setiap muslim merdeka atau hamba sahaya laki-laki atau perempuan” (HR. Bukhari Muslim).

Zakat fitrah berarti menyucikan harta, karena dalam setiap harta manusia ada sebagian hak orang lain.

Berdasarkan hadist Imam Ahmad, Bukhari, Muslim dan Nasa’i dari Ibnu Umar mengatakan bahwa Rasulullah telah mewajibkan besar zakat fitrahyang harus dikeluarkan adalah sebesar satu sha’ yang nilainya sama dengan 2,5 kilogram atau 3,5 liter beras, gandum, kurma, sagu, dan sebagainya yang disesuaikan dengan konsumsi per orang sehari-hari.

Crazy Rich Bagi-bagi Kardus Isi Uang Kepada Warga Kurang Mampu, Kecam Aksi Youtuber Ferdian Paleka

Bagaimana Hukum Orang yang Berpuasa Tapi Tak Shalat Lima Waktu? Berikut Penjelasan Ustaz

Siswa SMA Rayakan Kelulusan Hura-hura dan Corat-Coret Baju, Sekolah Diminta Tinjau Ulang Kelulusan

Zakat fitrah biasanya dikeluarkan dalam bentuk makanan pokok, seperti beras.

Kemudian bolehkan membayar zakat fitrah di bulan Ramadhan dengan uang?

Hukum membayar zakat dengan uang masih menuai perdebatan.

Ada sebagian pendapat yang memperbolehkan, tapi ada sebagian lagi yang tidak memperkenankan.

Dikutip TribunStyle.com dari bersamadakwah.net, Imam Abu Hanifah memperbolehkan zakat fitrah dengan memberikan uang yang sebanding, yakni senilai satu sha’ bahan makanan pokok.

“Namun jika yang diberikan orang yang berzakat itu berupa gandum, maka cukup setengah sha’” terang Imam Abu Hanifah seperti dikutip Sayyid Sabiq dalam Fiqih Sunnah.

Mengapa boleh memberikan zakat fitrah dengan uang, Syaikh Wahbah Az Zuhaili menjelaskan hujjah Madzhab Hanafi, karena hakikatnya yang wajib adalah mencukupkan orang fakir miskin dari meminta-minta.

Halaman
1234
Sumber: TribunStyle.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved