Breaking News:

Berita Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Teken Perwal Wajib Pakai Masker, Sanksinya Mulai dari Sita KTP Hingga Diusir

Ia juga mengimbau warga kota agar selalu memakai masker saat berada di luar rumah demi menjaga kesehatan diri sendiri, keluarga, dan orang lain

For Serambinews.com
Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman SE Ak MM. 

Ia juga mengimbau warga kota agar selalu memakai masker saat berada di luar rumah demi menjaga kesehatan diri sendiri, keluarga, dan orang lain

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman akhirnya menandatangani Peraturan Wali Kota (Perwal) tentang kewajiban warga kota memakai masker selama pandemi Covid-19.

Perwal Nomor 24 Tahun 2020 itu diteken pada Rabu (6/5/2020) dan sudah diundangkan dalam berita daerah. Artinya, aturan tersebut sudah mulai berlaku dan penerapannya dimulai Jumat (8/5/2020).

Aminullah Usman menyatakan Perwal itu diterbitkan karena saat ini masih banyak warga kota yang mengabaikan protokol kesehatan dalam mencegah Covid-19, seperti tidak pakai masker saat berada di luar rumah.

"Tujuan aturan ini untuk kepentingan bersama guna memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19. Saya berharap masyarakat bisa mengindahkan aturan ini," katanya.

Ia juga mengimbau warga kota agar selalu memakai masker saat berada di luar rumah demi menjaga kesehatan diri sendiri, keluarga, dan orang lain dari penularan virus yang saat ini sedang mengancam dunia.

Apa Hukum Mencium Istri Saat Sedang Berpuasa, Batalkah Puasanya? Ini Penjelasan Ustadz Abdul Somad

Dua Kali ke Luar Masuk Penjara, Pemuda Langsa Barat Ini Kembali Diciduk, Ini Kasusnya

Ibu-ibu Kelompok Penjahit di Pidie Jaya Dapat Bantuan Mesin Bordir, Diserahkan Wabup Said Mulyadi

Aminullah juga mengajak warga agar menjadikan budaya memakai masker.

"Jadikan pakai masker sebagai budaya. Semoga warga kota terbebas dari penularan corona," ujar dia.

Dalam mengoptimalkan pelaksanaan Perwal Nomor 24 Tahun 2020 itu, Aminullah mengatakan sudah meminta petugas keamanan untuk mengawal dan melakukan patroli serta menindak warga yang membandel.

Masker yang digunakan bisa masker N95, masker biasa atau masker bedah, atau masker kain. Selain diwajibkan menggunakan masker, warga juga diminta menjaga jarak minimal 1,5 meter  dan menghindari kerumunan.

Untuk menyukseskan aturan itu, masyarakat diminta berperan serta secara aktif dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19.
               Sanksi
Perwal itu mengatur bagi warga yang tidak memakai masker saat berada di luar rumah akan dikenakan sanksi. Sanksi itu diatur dalam BAB VI Pasal 7.
Ayat (1), Setiap orang yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ayat (1) dan  ayat (3) dikenakan sanksi berupa:
a. peringatan tertulis yang disertai pencatatan identitas oleh petugas dan pemberian masker.
b. tidak diberikan pelayanan pada fasilitas publik, dan
c. penarikan sementara identitas kependudukan pelanggar bagi yang melakukan pelanggaran secara berulang.
Ayat (2) Setiap orang ber-KTP luar kota yang melakukan pelanggaran secara berulang terhadap ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) kepadanya diwajibkan ke luar dari wilayah kota.(*)


Penulis: Masrizal Bin Zairi
Editor: Nur Nihayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved