Breaking News:

Update Corona di Indonesia

Pengusaha Bus Bingung Terkait Keputusan Kemenhub Membolehkan Moda Transportasi Angkutan Penumpang

Pengusaha otobus mengaku kebingungan dengan keputusan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang kembali memperbolehkan moda transportasi angkutan

Editor: Muhammad Hadi
SERAMBI/M ANSHAR
Puluhan bus siap memberangkatkan penumpang pada arus mudik H-7 di terminal Batoh, Banda Aceh, Jumat (8/6/2018) malam. Untuk melayani arus mudik Idul Fitri 1439 Hijriah, Dinas Perhubungan Aceh menyiapkan 3.833 bus angkutan dalam dan antar provinsi di Aceh. 

SERAMBINEWS.COM - Pengusaha otobus mengaku kebingungan dengan keputusan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang kembali memperbolehkan moda transportasi angkutan penumpang keluar-masuk wilayah zona merah.

Pasalnya, belum ada aturan jelas yang diberikan oleh Kemenhub.

Ketua Ikatan Pengusaha Otobus Muda Indonesia (IPOMI) Kurnia Lesani mengatakan, pihaknya masih belum menerima surat edaran (SE) dari Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub tentang aturan operasional moda transportasi angkutan darat.

"Kemarin Menhub (Budi Karya Sumadi) dengan jelas statement-nya di media memperbolehkan semua moda kembali beroperasi.

Namun, khususnya angkutan darat, tidak dibarengi oleh SE yang jelas," tuturnya kepada Kompas.com, Kamis (7/5/2020).

Keluar Masuk Aceh - Sumut Terlihat tanpa Pemerikaan Suhu Tubuh, Ini Saran Asrizal H Asnawi

Oleh karenanya, Kurnia mengaku bingung dengan langkah Kemenhub dan apa yang perlu dilakukan oleh para pengusaha otobus.

"Kami bingung, apalagi masyarakat," kata dia.

Lebih lanjut, Kurnia menyebutkan sudah ada pengusaha otobus yang memutuskan untuk kembali beroperasi, meski belum ada aturan yang jelas dari Kemenhub.

"Yang lain menunggu SE dari Dirjen Hubdar untuk kami operasi," ujarnya.

Kurnia menegaskan, apabila dalam waktu dekat Dirjen Hubdar tidak menerbitkan SE, maka seluruh anggota IPOMI akan kembali beroperasi melayani rute yang sebelumnya dilarang.

"Kalau SE tidak kunjung keluar kami sepakat akan beroperasi seluruhnya," ucapnya.

12.776 Kasus Covid-19 di Indonesia per 07 Mei 2020, Kasus Baru Tersebar di 19 Provinsi

Sebagai informasi, Kemenhub kembali memperbolehkan moda transportasi angkutan penumpang untuk beroperasi penuh mulai hari ini, Kamis.

Keputusan tersebut menindaklanjuti Surat Edaran Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nomor 4 Tahun 2020 tentang Kriteria Pembatasan Perjalanan Orang Dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19.

Dengan demikian, moda transportasi udara, darat, laut, hingga kereta api kembali diperbolehkan untuk beroperasi melayani perjalanan keluar atau masuk wilayah zona merah.

Juara Fahmil Quran, Siti Maqhfirah Jadi Relawan Covid-19

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Soal Keputusan Kemenhub, Pengusaha Bus: Kami Bingung, Apalagi Masyarakat", 

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved