Jumat, 5 Juni 2026

Abrasi

Abrasi Pantai di Meulaboh Meluas, Belasan Pondok Wisata Diterjang Gelombang

Abrasi pantai meluas di kawasan Meulaboh, salah satunya di lokasi wisata Desa Suak Ribee, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat.

Tayang:
Penulis: Sadul Bahri | Editor: Taufik Hidayat
Serambinews.com
Pemilik café membongkar pagar yang sebagaian sudah ke dalam laut di lokasi wisata agar tidak dibawa gelombang laut di Desa Suak Ribee, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat, Jumat (8/5/2020), akibat abrasi. 

Laporan Sa'dul Bahri | Aceh Barat

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH - Sejak dua hari terakhir abrasi pantai kian meluas di kawasan Meulaboh, salah satunya di lokasi wisata Desa Suak Ribee, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat, Jumat (8/5/2020).

Kejadian tersebut telah menyebabkan belasan pondok yang didirikan dilokasi tersebut roboh diterjang gelombang dan sebgaian lainnya berhasil diselamatkan, sementara puluhan pohon cemara pun tumbang berjajar di kawasan tersebut.

“Saat ini lagi musim barat, sehingga gelombang sangat besar, pondok kami ada sekita 14 unit yang sudah ambruk ke laut, dan bangunannya sudah kami selamatkan, semnetara daratan sudah 30 meter menjadi laut,” kata Abu Bakar, salah satu pemilik cafe di Dusun I, Desa Suak Ribee, Kecamatan Johan Pahlawan kepada Serambi, Jumat (8/5/2020) di lokasi.

Disebutkan, mengganasnya gelombang laut di musim barat ini tidak bisa membendungnya, sehingga pengikisan terus meluas saat ini, sebab dilokasi tersebut tidak ada lagi tanggul pengaman atau tanggul pemecah ombak. Sehingga para pemilik cafe setempat hanya bisa pasrah dengan kondisi alam yang terjadi di daerah tersebut.

Sementara Samsusdi warga setempat menyebutkan bahwa lokasi peternakan miliknya sebagian sudah terkikis gelombang laut, sehing menjadi kendala baginya untuk mengandangi ternak kerbaunya saat ini. Kondisi abrasi yang kian mengganas tersebut akan mengancam rumah penduduk di daerah tersebut yang dibabkan mudahnya meluap air pasang yang bisa merendam rumah warga jika tidak segera dilakukan penanganan.

Keuchik Desa Suak Ribee, Kecamatan Johan Pahlawan Teuku Razali kepada Serambi, Jumat (8/5/2020) secara terpisah mengatakan, bahwa saat ini yang sangat penting bagaimana upaya pemerintah menyelamatkan rumah penduduk di daerah tersebut dari ancaman gelombang pasang.

Sebab gendukan sebagai penahan gelombang saat ini sudah mulai terkikis secara perlahan-lahan, sehingga jika gundukan tersebut nantinya habis terkikis maka gelombang dan air pasang akan merendam rumah penduduk disekitar pantai wisata tersebut.

“Sebelumnya kita berharap kepada instansi terkait untuk segera dapat menanggulangai abrasi yang terus meluas itu, sebelum menimbulkan masalah yang lebih besar kedepan, yang bisa menyebabkan terjadinya pengungsian yang lebih besar jika rumah penduduk terendam gelombang pasang nantinya,” harap Teuku Razali.

Disebutkan, lokasi wisata didaerah itu saat ini terus terjadi pengikisan, pondok-pondok kecil terus roboh pada malam hari, sedangkan sebagian telah diselamtkan oleh pemilik café di daerah Dusun I.

Sedangkan jalan lintas menuju ke salah satu café kini sudah menjadi laut, sehingga kondisi tersebut beutuh perhatian pemerintah terhadap masalah yang akan menjadi keresahan warga di Suak Ribee saat ini, kaibat mengganasnya abrasi.(*)

Kisah Nenek Kundor Nikah Sampai 23 Kali dengan Pria Lebih Muda, Ini Rahasia Bisa Puaskan Pasangan

Tanah Gayo Pernah Diserang Virus Mematikan atau Laya, Diduga Berasal dari Pasukan Belanda

Menteri Sosial Sebut Pemerintah Belum Bisa Beberkan Angka Kemiskinan, Loh Kenapa?

Kisah Ion Mihai Pacepa, Kepalanya Dihargai Sangat Mahal oleh Yasser Arafat dan Muammar Gaddafi

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved