Luar Negeri
Liga Premier Belum Dapat Lampu Hijau
Menteri Kebudayaan Inggris. Oliver Dowden, Jumat (8/5/2020) memperingatkan Liga Premier belum memiliki lampu hijau untuk kembali bertanding.
SERAMBINEWS.COM, LONDON – Menteri Kebudayaan Inggris. Oliver Dowden, Jumat (8/5/2020) memperingatkan Liga Premier belum memiliki lampu hijau untuk kembali bertanding.
Tetapi, dia menyatakan masih ada harapan dari pemerintah bahwa musim dapat dituntaskan.
Klub Liga Premier akan bertemu pada Senin (11/5/2020) untuk membahas rencana terbaru, sehari setelah pelonggaran lockdown.
Klub telah diberitahu bahwa penggunaan sejumlah tempat netral adalah satu-satunya cara untuk pertandingan,
Hal itu untuk membatasi ketegangan pada layanan penting dan mencegah berkumpulnya pendukung dekat stadion.
Tetapi mereka yang berisiko degradasi berpendapat bahwa kompetisi dapat dilanjutkan di tempat netral.
Kepala eksekutif Brighton Paul Barber menentang gagasan itu, dimana dijadwalkan memainkan lima dari sembilan pertandingan tersisa di kandang.
Meskipun perencanaan sudah ada, tetapi Menteri Negara untuk Digital, Budaya, Media dan Olahraga, Oliver Dowden memperingatkan Liga Premier belum ada lampu hijau, dengan hambatan utama dalam hal pengujian dan jaminan kesehatan pemain.
• Klub Liga Premier Inggris Komit Selesaikan Kompetisi, Takut Rugi Besar
• The Times Laporkan Rencana Bergulirnya Kembali Liga Premier
• Inggris Masih Lockdown, Ini Rencana Liga Premier
"Mereka tidak diberi lampu hijau," kata Dowden kepada BBC Radio pada Jumat (8/5/2020).
"Jika kita bisa mendapatkan rencana yang baik, maka saya berharap dapat melanjutkannya karena saya pikir itu akan baik bagi bangsa, itu akan baik untuk sepakbola secara keseluruhan.”
"Saya benar-benar berharap kita bisa menjalankan ini, tetapi keselamatan publik harus didahulukan sehingga hanya jika kita yakin akan hal itu, kita akan dapat melanjutkan,” katanya.
Di Jerman, Bundesliga mengumumkan minggu ini akan melanjutkan pertandingan pada 16 Mei 2020, di balik pintu tertutup dan tunduk pada pengujian virus Corona.
Komentar Dowden datang ketika surat kabar The Times melaporkan bahwa para ketua Asosiasi Sepak Bola akan memblokir segala upaya untuk menyatakan musim Liga Premier batal.
Setidaknya satu klub dilaporkan ingin degradasi dihapus jika alasan netral digunakan.
Tetapi The Times mengatakan dewan FA mendukung posisi dewan Liga Premier bahwa liga harus diputuskan berdasarkan prestasi olahraga walaupun itu dipotong.
Kapten Burnley Ben Mee, yang timnya berada di urutan ke-10, mengatakan ia yakin para pemain bisa melupakan bermain di tempat-tempat netral, jika itu pertandingan bisa dimulai kembali.
"Ini tidak ideal tetapi saat ini, mereka menyerukan tindakan yang berbeda," kata Mee kepada BBC. "Kita pasti bisa melupakan fakta itu."
Dia mengatakan para pemain siap untuk menghabiskan waktu dikarantina jika perlu.
"Saya pikir sepakbola adalah bagian penting dari negara kami, apakah Anda suka atau tidak, dan orang-orang bergantung padanya," katanya.
"Dan jika kita bisa memberikan dorongan positif itu kepada negara, maka itu akan fantastis,” tutupnya.
Mantan bek Manchester United dan Inggris, Rio Ferdinand mengatakan tidak ada resolusi yang dapat memuaskan seluruh 20 klub.
"Orang-orang akan merasa dirugikan jika keputusan tertentu dibuat, tetapi saya tidak berpikir Liga Premier dapat memiliki 100 persen kemenangan dalam hal keputusan apa pun yang mereka buat, yang tidak menguntungkan," katanya.
Striker Manchester City Sergio Aguero dan Brighton Glenn Murray telah mengajukan keberatan dari sudut pandang keamanan, tetapi Ferdinand mengatakan mereka harus menaruh kepercayaan pada pihak berwenang.
"Liga Premier, FA dan pemerintah, jika ketiga badan itu memberikan lampu hijau, maka saya yakin perlindungan, kesehatan, dan kesejahteraan para pemain akan berada di puncak agenda mereka untuk memastikan tetap sehat dan tidak berisiko, "katanya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/stadion-tonteham-hotspur-inggris.jpg)