Corona Serang Dunia
Klub Liga Premier Inggris Komit Selesaikan Kompetisi, Takut Rugi Besar
Klub Lige Premier Inggris, Jumat (1/5/2020) menegaskan kembali komitmen mereka untuk menyelesaikan musim 2019/2020.
SERAMBINEWS.COM, LONDON – Klub Lige Premier Inggris, Jumat (1/5/2020) menegaskan kembali komitmen mereka untuk menyelesaikan musim 2019/2020.
Rencana itu untuk menghindari kerugian lebih besar, diperkirakan sekitar 1 miliar pound atau 1,25 miliar dolar AS atau sekitar Rp 19 triliun, jika kompetisi tidak dilanjutkan lagi, karena pandemi virus Corona.
92 Pertandingan yang tersisa di balik pintu tertutup akan mengurangi kerugian dan menghindari keharusan membayar ratusan juta dolar AS kepada penyiar.
Dilansir AFP, Jumat (15/2020), Liga Premier menghadapi kesulitan logistik yang sangat besar untuk kembali beraksi.
Inggris merupakan salah satu negara yang paling terpukul dengan COVID-19, ketika jumlah kematian melewati 27.500 orang.
Liga dan klub membahas langkah-langkah yang mungkin dilakukan untuk melanjutkan musim pada pertemuan Jumat (1/5/2020).
"Liga dan klub sedang mempertimbangkan langkah pertama dan hanya akan kembali bermain dengan izin pemerintah, di bawah nasihat ahli medis dan setelah berkonsultasi dengan para pemain dan manajer," kata Liga Premier dalam sebuah pernyataan.
• Nyawa Pemain Bola Bisa Melayang Bila Liga Inggris Kembali Digelar
• The Times Laporkan Rencana Bergulirnya Kembali Liga Premier
• Inggris Masih Lockdown, Ini Rencana Liga Premier
"Klub-klub menegaskan kembali komitmen untuk menyelesaikan musim 2019/2020 untuk menjaga integritas kompetisi,” tambahnya.
Liga dilaporkan memberi tahu klub-klub bahwa pertandingan harus dimainkan di 10 tempat netral untuk musim yang harus diselesaikan.
Kepala eksekutif Brighton, Paul Barber mengatakan gagasan tidak bermain di kandang dan tandang adalah ketidaksempurnaan lebih lanjut di belakang pintu tertutup.
Pemerintah Inggris akan meninjau lockdown nasional pada 7 Mei dan Perdana Menteri, Boris Johnson berjanji untuk memberikan peta jalan pelonggaran pembatasan.
Liverpool berada di ambang juara dan akan menjadi gelar liga pertama mereka selama 30 tahun dengan memimpin 25 poin di puncak klasemen.
Namun, Liga Premier ingin menghindari kemungkinan mendapat hukuman di Eropa, seperti degradasi dan promosi jika musim tidak dapat diselesaikan.
Paris Saint-Germain dinyatakan sebagai juara Ligue 1 pada Kamis (30/40/2020) setelah Perdana Menteri Prancis, Edouard Philippe mengumumkan olahraga tidak dapat dilanjutkan sebelum September 2020.
Keputusan untuk mengakhiri musim berdasarkan poin rata-rata per pertandingan telah membuat marah beberapa klub, terutama Lyon, yang telah mengancam tindakan hukum setelah kehilangan tempat di Eropa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/etihad-stadium-mahcester-city.jpg)