Rabu, 29 April 2026

Luar Negeri

Pekerja Bantuan Italia Diculik 2018,  al-Shabab Bebaskan 2020

Seorang pekerja bantuan Italia, yang diculik di Kenya pada November 2018, telah diterbangkan kembali ke negara asalnya pada Minggu (10/5/2020).

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
Foto:BBC News
Pekerja Bantuan asal Italia, Silvia Romano tersenyum saat tiba di Roma, Italia, Minggu (10/5/2020) 

SERAMBINEWS.COM, ROMA - Seorang pekerja bantuan Italia, yang diculik di Kenya pada November 2018, telah diterbangkan kembali ke negara asalnya pada Minggu (10/5/2020).

Silvia Romano (25), memeluk orang tua dan saudara perempuannya, dan disambut oleh Perdana Menteri dan Menteri Luar Negeri Italia setelah mendarat di Roma.

Dia dibebaskan dari tersangka kelompok Islam al-Shabab di dekat ibukota Somalia, Mogadishu, Sabtu (9/5/2020), kata sejumlah laporan.

Dinas rahasia Italia mengatakan telah dibantu oleh Turki dan Somalia untuk menjamin pembebasannya.

Tidak ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas penculikan 18 bulan lalu.

Pada Januari 2019, al-Shabab yang berbasis di Somalia mengatakan pihaknya berada di balik serangan terhadap sebuah hotel dan kompleks perkantoran di ibukota Kenya, Nairobi, di mana 21 orang tewas.

Setelah mendarat di bandara Ciampino, Roma pada Minggu, Romano mengatakan merasa baik secara fisik dan mental.

Dia terlihat ditemani oleh pria bertopeng dari dinas rahasia Italia.

Sementara itu, ayah Romano, Enzo, mengatakan dirinya sangat gembira atas kembalinya putrinya.

Lonceng gereja dibunyikan dan orang-orang bertepuk tangan dari balkon di kota asal Romano di Milan untuk merayakan kepulangannya.

Romano, yang bekerja untuk badan amal Italia, Afrika Milele Onlus, diculik oleh sejumlah pria bersenjata dari sebuah hotel kecil di Negara Kilifi, Kenya tenggara, pada 2018.

Dia diyakini kemudian dibawa ke Somalia.

Polisi Kenya saat itu menawarkan hadiah 10.000 dolar AS atau sekitar Rp 147 untuk membantu menemukan Romano.

Romano adalah orang asing pertama yang diculik di Kenya karena negara itu memiliki serangkaian penculikan yang mengancam kebangkitan pariwisata pada 2011 .

Pada April 2019, dua dokter Kuba diculik di Kenya dan diyakini dibawa ke Somalia.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved