Berita Banda Aceh
Soal Bantuan Sembako ke Malaysia, Pemerintah Aceh Menunggu Jawaban Kemenlu
“Surat jawaban dari Kemenlu atas surat Plt Gubernur sebelumnya belum ada. Begitu juga dari Ketua BNPB selaku Ketua Gusgas Covid-19 nasional.”
Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Ibrahim Aji
“Surat jawaban dari Kemenlu atas surat Plt Gubernur sebelumnya belum ada. Begitu juga dari Ketua BNPB selaku Ketua Gusgas Covid-19 nasional.”
Laporan Muhammad Nasir I Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Pemerintah Aceh sudah merencanakan penyaluran 10 ribu paket kepada warga Aceh di Malaysia yang terdampak lockdown akibat Covid-19.
Namun, hingga saat ini rencana bantuan sembako itu belum bisa direalisasikan kepada warga Aceh di sejumlah kota di negera jran tersebut.
Pemerintah Aceh saat ini masih menunggu surat jawaban dari Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI.
Karena penyaluran bantuan ini menyangkut antar dua negara.
Hal itu disampaikan oleh Juru Bicara Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani kepada Serambinews.com, Senin (11/5/2020).
• Kaftan dan Gamis Berbahan Tile Banyak Dicari untuk Lebaran Idul Fitri
Dikatakan, pihaknya tinggal menunggu surat jawaban dari Kemenlu dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI.
“Surat jawaban dari Kemenlu atas surat Plt Gubernur sebelumnya belum ada. Begitu juga dari Ketua BNPB selaku Ketua Gusgas Covid-19 nasional,” ujar Saifullah Abdugani.
Terkait data penerima, katanya, saat ini sudah didata oleh perkumpulan masyarakat Aceh di Malaysia.
Ia menjelaskan, bantuan 10 ribu paket yang memiliki nilai RM 50/paket itu berawal dari seruan masyarakat Aceh di Malaysia.
Menurutnya, mereka juga telah mendata warga miskin yang terdampak lockdown di Malaysia.
• 43 ODP di Lhokseumawe Selesai Jalani Isolasi Mandiri, HanyaTersisa Satu Lagi, PDP tak Ada
Sebelumnya diberitakan, Pemerintah Aceh persiapkan 10 ribu paket sembako untuk membantu meringankan beban masyarakat Aceh di Malaysia, yang terputus mata pencahariannya akibat wabah virus corona.
Bantuan sembako senilai RM 50 per paket itu juga menyahuti seruan bersama masyarakat Aceh di Malaysia, pada 23 April 2020.
“Seruan tersebut antara lain meminta Pemerintah Aceh mengambil langkah tertentu agar kebutuhan darurat warga Aceh di Malaysia terpenuhi,” katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/bantuan_2020.jpg)