Berita Pidie Jaya
Hujan Deras Kembali Mengguyur Pidie Jaya, Warga Was-was Sungai Meluap
Warga pun was-was terhadap meluapnya sungai atau krueng, sehingga bisa berdampak banjir besar dan mereka harus mengungsi.
Penulis: Abdullah Gani | Editor: Mursal Ismail
Warga pun was-was terhadap meluapnya sungai atau krueng, sehingga bisa berdampak banjir besar dan mereka harus mengungsi.
Laporan Abdullah Gani | Pidie Jaya
SERAMBINEWS,COM, MEUREUDU - Akhir-akhir ini, termasuk sore tadi, Kamis (14/5/2020), hujan deras kembali mengguyur Pidie Jaya.
Warga pun was-was terhadap meluapnya sungai atau krueng, sehingga bisa berdampak banjir besar dan mereka harus mengungsi.
Sungai yang tergolong rawan banjir di Pidie Jaya adalah Krueng Meureudu yang membelah Meureudu dengan Meurahdua.
Kemudian Krueng Beuracan pembatas Meureudu dengan Kecamatan Trienggadeng.
Selanjutya, Krueng Jeulanga, Kecamatan Bandardua, Krueng Ulim Kecamatan Ulim, dan Krueng Panteraja di Kecamatan Panteraja.
• Disperindag Aceh Gelar Pasar Murah Empat Hari di Aceh Timur, Ini Komoditi yang Dijual
Ketika diguyur hujan deras, air sungai-sungai tersebut kerap meluap, sehingg menggenangi permukiman warga, terutama gampong - gampong sepanjang daerah aliran sungai (DAS).
Hanya saja ketinggian air yang bervariasi. Dari beberapa sungai tersebut, Krueng Meureudu adalah yang paling ganas.
Kondisi ini yang membuat warga sekitar was-was setiap kali hujan deras.
Seperti banjir Sabtu pekan lalu, ribuan rumah di sejumlah desa dalam dua kecamatan (Meurahdua dan Meureudu) digenangi air setingi 1,0 -1,5 meter dan banyak warga terpaksa harus meninggalkan rumah mencari tempat yang dinilai aman.
Selama ramadhan, mereka sudah dua kali terendam banjir, sehingga untuk makan sahur, mereka harus dibantu nsi bungkus oleh Pemkab setempat.
• Wajahnya Dianggap Mirip Youtuber Ferdian Paleka, Pria ini Marah tapi Warganet Ngakak
• Catat! Ini Jadwal dan Lokasi Pasar Murah yang Dilaksanakan di Banda Aceh
Tadi, Kamis (14/5/2020) menjelang pukul 15.00 WIB, hujan dera kembali mengguyur Pidie Jaya, sehingga warga was-was, jika harus eksodus karena banjir, apalagi air sungai tampak meningkat.
Mereka memprediksikan jika terus diguyur hujan, bisa jadi pemukimannya terendam dan eksodus pun tak bisa dihindari.
"Kita doakan mudah-mudahan tidak terulang," kata seorang warga Gampong Pante Beureune Meurahdua.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pantau-das-di-meureudu.jpg)