Breaking News:

Virus Corona Serang Dunia

Pesumo Jepang Meninggal Terinfeksi Virus Corona, Pada Pemeriksaan Awal Dinyatakan Negatif

Merujuk pada keterangan kementerian kesehatan, dia menjadi korban pertama dari usia 20-an yang meninggal karena tertular Covid-19.

AFP / File /USHIO / Handout
Model lampu UVC baru, Care 222, diproduksi oleh anak perusahaan Amerika dari perusahaan Jepang Ushio, yang menyediakan sinar UVC untuk diuji kemampuannya untuk membunuh virus Corona 

Awalnya, dia dilarikan ke rumah sakit di Tokyo pada 8 April setelah demamnya tak kunjung menurun.

Viral! Pemuda Ini Rela Dipecat Demi Membantu Temannya, Meski Ia Juga Butuh Uang untuk Obati Ibunya

Pilu, Gadis Yatim Piatu Meninggal Berbalut Mukena, Diduga Diduga Dibunuh Saat Mau Shalat

Hujan Deras Kembali Guyur Kota Takengon, Saat Warga Masih Membersihkan Sisa Banjir Bandang

Anggota DPRD Tawarkan Rp 1 M Agar Laporan Kasus Pemerkosaan Dicabut, Ibu Korban: Manusia Macam Apa?

Dari situ, Shobushi mulai muntah darah. Pada pemeriksaan pertama, dia negatif.

Namun, kondisinya yang terus memburuk mengharuskan pegulat muda itu dirujuk ke rumah sakit lain.

Pada 10 April, dari tes kedua diketahui dia positif virus corona.

Sembilan hari kemudian, kondisinya makin mengkhawatirkan di mana dia harus dirawat intensif.

Pada Rabu tengah malam waktu setempat, Shobushi menghembuskan napas terakhir.

Tidak diketahui apakah penyebab kematiannya karena kondisi kesehatan yang lain.

Merujuk pada keterangan kementerian kesehatan, dia menjadi korban pertama dari usia 20-an yang meninggal karena tertular Covid-19.

Shobushi memulai debut profesionalnya pada 2007 saat ini menempati rangking 11 di divisi keempat, dikenal sebagai Sandanme. Penghormatan pun diberikan bagi sang pegulat.

"Dia adalah pesumo yang menakjubkan. Istirahatlah dalam damai," ujar seorang netizen di Twitter.

Halaman
123
Editor: Imran Thayib
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved